Pengertian

Gludepatic merupakan obat yang diproduksi oleh Pratapa Nirmala. Obat ini mengandung Metformin yang digunakan sebagai terapi awal untuk mengatasi diabetes, terapi tunggal pada kegagalan terapi menggunakan golongan obat sulfonilurea primer atau sekunder, dapat di kombinasikan dengan sulfonilurea. Gludepatic bekerja dengan membantu untuk mengembalikan respon yang tepat dalam tubuh agar insulin diproduksi sesuai dengan kebutuhan. Gludepatic juga membantu mengurangi jumlah gula yang dibuat oleh organ Hati dan yang diserap oleh Usus.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Agen Antidiabetes
  • Kandungan: Metformin 500 mg
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Blister @ 10 Tablet Salut Selaput
  • Farmasi: Pratapa Nirmala.

Kegunaan

Gludepatic digunakan sebagai terapi awal untuk mengatasi diabetes, terapi tunggal pada kegagalan terapi menggunakan golongan obat sulfonilurea primer atau sekunder, dapat di kombinasikan dengan sulfonilurea.

Dosis & Cara Penggunaan

Gludepatic termasuk dalam golongan obat keras, sehingga penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep Dokter. Aturan penggunaan:

Dosis Awal: 1 tablet, diminum 2 kali sehari.
Dosis pemeliharaan: 1 tablet, diminum 3 kali sehari.
Diberikan sesudah makan.

Efek Samping

Efek Samping yang mungkin akan timbul adalah:
- Gangguan saluran pencernaan
- Asidosis laktat

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Gludepatic pada pasien:
- Koma diabetes
- Ketoasidosis
- Gangguan ginjal
- Penyakit hati kronis
- Gagal jantung dan serangan jantung yang baru terjadi
- Hipoksemia
- Riwayat asidosis laktat
- Insufisiensi paru

Interaksi Obat:

  • Sesuaikan dosis antikoagulan
  • Berkurangnya pembersihan ginjal jika diberikan bersamaan dengan simetidin
  • Dapat menyebabkan hipoglikemia jika diberikan bersamaan dengan sulfonilurea atau insulin
  • Risiko asidosis laktat meningkat akibat alkohol
  • Dapat mengganggu penyerapan vitamin B12.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Gludepatic ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).