Glyceryl Guaiacolate

Glyceryl Guaiacolate

Obat

Pengertian

Glyceryl Guaiacolate merupakan sediaan obat dalam bentuk tablet dengan nama generik yang berfungsi sebagai obat batuk berdahak (ekspektoran) yang berperan dalam proses untuk mengencerkan dahak pada saluran pernafasan agar mudah untuk keluar. Glyceryl Guaiacolate bekerja dengan meningkatkan volume dahak agar lebih encer sehingga menudahkan untuk keluar dengan proses batuk. Glyceryl Guaiacolate tidak bisa digunakan pada penderita batuk berdahak yang sudah lama.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Expectoran (Batuk Berdahak)
  • Kandungan: Glyceryl Guaicolate 100 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Pejualan: Botol plastik
  • Kemasan: Botol plastik @ 100 tablet
  • Farmasi: Kimia Farma.

Kegunaan

Glyceryl Guaiacolate dapat digunakan untuk batuk berdahak (ekspektoran) yang berperan dalam mengencerkan dahak pada saluran pernafasan agar dahak bisa mudah keluar dengan cara batuk.

Dosis & Cara Penggunaan

Harus Menggunakan Resep Dokter. Dosis penggunaan Glyceryl Guaicolate :

  • Dosis untuk anak usia 2-6 tahun : 6x sehari 1/2-1 tablet sesudah makan.
    • Maksimal penggunaan dosis untuk anak : 6 tablet/hari.
  • Dosis penggunaan anak 6-12 tahun : 6x sehari 1-2 tablet sesudah makan
    • Maksimal pemakaian untuk anak 6-12 tashun : 12 tablet/hari.
  • Dosis penggunaan untuk dewasa : 6x sehari 2-4 tablet sesudah makan.
    • Maksimal pemakain untuk dewasa : 24 tablet/hari.

Efek Samping

Efek samping yang dapat terjadi selama pengunaan obat ini, seperti:

  • Gangguan pada pencernaan
  • Nyeri pada perut bagian bawah
  • Mual dan muntah
  • Dapat mengakibatkan mengantuk
  • Pusing
  • Mata berkuang-kunang
  • Terjadinya ruam pada kulit.

Kontraindikasi:
Sebaiknya tidak digunakan pada pasien yang memiliki riwayat alergi atau hipersensitif terhadap komposisi obat.

Kategori Kehamilan:

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Glyceryl Guaiacolate ke dalam Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Reporter dan Editor
Reporter

Klikdokter