Pengertian

Gopten merupakan obat yang mengandung Trandolapril. Trandolapril termasuk dalam golongan obat penghambat enzim pengubah angiotensin (sebuah dipsogen dan hormon oligopeptida di dalam serum darah yang menyebabkan pembuluh darah mengkerut hingga menyebabkan kenaikan tekanan darah). Fungsi utama obat ini adalah untuk mengobati hipertensi (Tekanan Darah Tinggi) dan gagal jantung. Selain itu, Gopten 2 mg tablet juga berguna untuk melindungi jantung setelah terjadi serangan jantung serta menangani penyakit ginjal akibat diabetes (Kencing manis) atau nefropati diabetes (ketika diabetes menyebabkan kerusakan dan terbentuknya jaringan parut pada nefron). Menghambat produksi hormon angiotensin (sebuah dipsogen dan hormon oligopeptida di dalam serum darah yang menyebabkan pembuluh darah mengkerut hingga menyebabkan kenaikan tekanan darah) 2. Hasilnya akan membuat dinding pembuluh darah lebih rileks sehingga dapat menurunkan tekanan darah, sekaligus meningkatkan suplai darah dan oksigen ke jantung, obat ini dapat digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan obat antihipertensi lainnya.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: ACE Inhibitor.
  • Kandungan: Trandolapril.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 28 Tablet.
  • Farmasi: PT Abbott.

Kegunaan

Fungsi utama obat ini adalah untuk mengobati hipertensi (Tekanan Darah Tinggi) dan gagal jantung. Selain itu, Gopten 2 mg tablet juga berguna untuk melindungi jantung setelah terjadi serangan jantung serta menangani penyakit ginjal akibat diabetes (Kencing manis) atau nefropati diabetes (ketika diabetes menyebabkan kerusakan dan terbentuknya jaringan parut pada nefron).

Dosis & Cara Penggunaan

Aturan penggunaan Obat Gopten 2 mg Tablet:
- Hipertensi
Dosis awal: 1 x Sehari 1 Tablet (0.5 mg), ditingkatkan dengan interval waktu 2-4 minggu.
Dosis lazim 1 x Sehari 1 Tablet (1-2 mg), maksimal 4 mg sehari.
- Profilaksis setelah infark miokard (dimulai minimal 3 hari setelah infark)
Dosis awal 1 x Sehari 1 Tablet (0.5 mg) sehari, ditingkatkan secara bertahap menjadi maksimal 4 mg sekali sehari.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki Efek samping, namun tidak semua Orang akan mengalami Efek samping dari penggunaan Obat tersebut. Adapun Efek samping dari penggunaan Obat Gopten 2 mg Tablet sebagai berikut:
1. Ruam
2. Pruritus (Gatal)
3. Muka kemerahan
4. Batuk kering
5. Kurang atau hilangnya indra pengecap
6. Proteinuria (suatu kondisi dimana terlalu banyak protein dalam urin yang dihasilkan dari adanya kerusakan ginjal )
7. Sakit kepala
8. Neutropenia (kondisi kelainan darah , gangguan granulosit , yang ditandai dengan kekurangan neutrofil , sejenis sel darah putih yang melindungi tubuh terhadap infeksi bakteri dan jamur )
9. Hipotensi (Tekanan Darah rendah) sementara.

Kontraindikasi
1. Angioedema (Pembengkakan dibawah kulit tanpa nyeri) terkait dengan penggunaan obat golongan ACE inhibitor (Obat penghambat kerja Enzim), keturunan idiopathic edema (Pembengkakan pada anggota tubuh) angioneurotic (Pembengkakan dibawah kulit tanpa nyeri).
2. Penggunaan bersamaan dengan aliskiren (Obat untuk tekanan darah tinggi esensial) pada pasien diabetes (Kencing manis).
3. Kehamilan.

Interaksi Obat
1. Pengobatan bersamaan dengan NSAID mengurangi aksi hipotensi (Tekanan darah rendah) dan meningkatkan risiko nefrotoksisitas (Toksisitas pada ginjal).
2. Efek hyperkalaemic (Kadar kalium tinggi dalam darah) aditif dengan suplemen K, K-sparing diuretik (Salah satu kelompok Obat diuretik), dan obat lain (misalnya heparin).
3. Dapat meningkatkan risiko leukopenia (Kekurangan sel darah putih) dengan procainamide (Obat untuk pengobatan Aritmia jantung), allopurinol (Obat untuk pengobatan Asam urat), sitostatik (Obat Antikanker) atau imunosupresan (obat untuk menekan reaksi sistem imun pada pasien transplantasi organ dan autoimun).
4. Dapat meningkatkan risiko toksisitas lithium (Keracunan Lithium).
5. Peningkatan risiko reaksi nitritoid dengan Na aurothiomalate

Kategori Kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Gopten 2 mg tablet kedalam kategori D dengan penjelasan sebagai berikut:
“erbukti menimbulkan resiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh jika digunakan pada wanita hamil dapat dipertimbangkan (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak efektif atau tidak dapat diberikan).”
Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat yang mengandung Gopten 2 mg tablet . Selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu