Pengertian

Govazol merupakan obat yang mengandung Fluconazole sebagai zat aktifnya. Govazol adalah obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai jenis infeksi yang disebabkan oleh jamur. Misalnya infeksi jamur pada vagina, mulut dan pada saluran kemih. Govazol berfungsi membunuh jamur penyebab infeksi sekaligus mencegahnya tumbuh kembali. Di samping mengobati infeksi jamur, obat ini juga dapat digunakan untuk mencegah infeksi jamur, terutama untuk orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Misalnya orang yang menjalani kemoterapi, pasien transplantasi sumsum tulang, dan pengidap HIV. Hindari penggunaan govazol pada ibu hamil dan menyusui.

Keterangan

  1. Govazol Kapsul
    • Golongan: Obat Keras
    • Kategori: Obat
    • Kandungan: Fluconazole 150 mg
    • Bentuk: Kapsul
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Kapsul
    • Farmasi: Guardian Pharmatama
  2. Govazol Vial
    • Golongan: Obat Keras
    • Kategori: Obat
    • Kandungan: Fluconazole 200 mg/100mL
    • Bentuk: Kapsul
    • Satuan Penjualan: Vial
    • Kemasan : Vial @ 100 mL
    • Farmasi: Guardian Pharmatama.

Kegunaan

Govazol adalah obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai jenis infeksi yang disebabkan oleh jamur.

Dosis & Cara Penggunaan

Govazol merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Govazol juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan penggunaan Govazol Kapsul:

  • Superficial mucosal candidiasis
    Dewasa: 500-100 mg, sekali sehari. Untuk penderita oropharingeal candidiasis, pengobatan berlangsung selama 7-14 hari. Untuk penderita athropic oral candidiasis selama 14 hari, sedangkan penderita esofagitis selama 14-30 hari.
    Anak usia Anak usia 2-4 minggu: dosis awal 6 mg/kgBB. Dosis lanjutan 3 mg/kgBB, 2 hari sekali.
    Anak usia >4 minggu: dosis awal 6 mg/kgBB. Dosis lanjutan 3 mg/kgBB, sekali sehari.
  • Jamur kulit dan panu
    Dewasa: 50 mg, sekali sehari, sampai 6 minggu.
  • Candidal balanitis (penis) dan vaginal candidiasis
    Dewasa: 150 mg dosis tunggal.

Aturan penggunaan Govazol Vial:

  • Pencegahan infeksi jamur pada pasien dengan gangguan sistem kekebalan tubuh
    Dewasa: 50-400 mg per hari.
    Usia anak Usia anak 2-4 minggu: 3-12 mg/kgBB, 2 hari sekali.
    Usia anak >4 minggu, 3-12 mg/kgBB, sekali sehari.
  • Cryptococcal meningitis dan candidiasis sistemik (aliran darah)
    Dewasa: Dosis awal adalah 400 mg pada hari pertama. Dosis selanjutnya: 200-400 mg, sekali sehari. Dosis pada pasien AIDS: 100-200 mg, sekali sehari. Durasi pengobatan tergantung pada respons klinis, biasanya 6-8 minggu pada pasien cryptococcal meningitis.
    Usia Usia anak 2-4 minggu: 3-12 mg/kgBB, 2 hari sekali.
    Usia anak >4 minggu: 3-12 mg/kgBB, sekali sehari.

Efek Samping

Efek Samping yang dapat terjadi saat mengkonsumsi Govazol yaitu:
1. Sakit kepala
2. Diare
3. Nyeri perut
4. Perubahan pada indra pengecap.

Kontraindikasi:
Hindari pemberian pada pasien yang memiliki riwayat gangguan ginjal, gangguan hati, kanker, AIDS, gangguan irama jantung, serta gangguan keseimbangan elektrolit.

Interaksi Obat:
1. Fentanyl
2. Teofilin
3. Midazolam
4. Celecoxib
5. Simvastatin
6. Atorvastatin
7. Lovastatin
8. Phenytoin.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Govazol ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).