Pengertian

Grafazol mengandung Metronidazole sebagai zat aktifnya. Grafazol merupakan antibiotik untuk membantu mengobati berbagai macam infeksi seperti infeksi pada alat reproduksi dan infeksi pada saluran cerna. Grafazol bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri dan parasit. Grafazol tidak akan bekerja untuk infeksi virus (seperti pilek dan flu). Grafazol juga dapat digunakan dengan obat lain untuk membantu mengobati luka lambung atau tukak usus tertentu yang disebabkan oleh bakteri (H. pylori).

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat
  • Kandungan: Metronidazole 500 mg
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Kaplet
  • Farmasi: Graha Farma.

Kegunaan

Grafazol digunakan sebagai antibiotik untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan

Grafazol merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Grafazol juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Aturan penggunaan:

  • Vaginitis bakterial
    1 tablet, diminum 2x perhari.
  • Infeksi anaerob
    Dewasa dan Anak usia >12 tahun: 1 tablet, Anak usia <12 tahun: 7.5mg/kg berat badan/hari.
  • Trikomoniasis
    1/2 tablet, diberikan 2x perhari.
  • Giardiasis
    Dewasa: 1 tablet, diminum 2x perhari
    Anak: Setengah dosis orang dewasa
    Bayi: 25mg/kg berat badan, diminum 2x sehari
  • Amubiasis
    Dewasa: 1 1/2 tablet, diminum 3x perhari
    Anak: 35-50mg/kg berat badan/hari.

Efek Samping

Efek Samping yang mungkin timbul adalah:
- Sembelit, diare
- Vertigo
- Mialgia (nyeri otot)
- Mulut kering
- Anoreksia (gangguan makan)
- Insomnia
- Sakit kepala, pusing
- Sakit perut
- Mual, muntah

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan grafazol pada pasien:

  • Diketahui hipersensitif terhadap metronidazol dan nitroimidazol lainnya.
  • Kehamilan selama trimester pertama dalam pengobatan trikomoniasis.
  • Tidak boleh diberikan bersamaan dengan alkohol atau produk yang mengandung propilen glikol selama atau 3 hari setelah penghentian terapi.
  • Tidak boleh digunakan bersamaan dengan disulfiram dalam 14 hari terakhir.

Interaksi Obat:

  • Dapat meningkatkan konsentrasi serum ciclosporin dan busulfan.
  • Dapat mempotensiasi efek antikoagulan warfarin.
  • Konsentrasi serum menurun jika diberikan bersamaan dengan fenobarbital atau fenitoin.
  • Dapat mempertahankan kadar litium serum meningkatkan risiko kerusakan ginjal.
  • Dapat mengurangi pembersihan ginjal 5-fluorouracil.
  • Memberikan efek psikosis akut jika diberikan bersamaan dengan disulfiram.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Grafazol ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).