Pengertian

Gramax merupakan obat yang di produksi oleh Erlimpex. Obat ini mengandung Sildenafil citrate yang diindikasikan untuk tearpi disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi penis untuk melakukan senggama. Sildenafil bekerja dengan menghambat fosfodiesterase tipe-5 (PDE-5) yang bertanggung jawab atas degradasi siklik guanosin monofosfat (cGMP) dalam corpus cavernosum. Penghambatan PDE-5 meningkatkan cGMP yang menghasilkan relaksasi sel otot polos vaskular paru.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat untuk Disfungsi Ereksi dan Gangguan Ejakulasi
  • Kandungan: Sildenafil citrate 100 mg
  • Bentuk: Kaplet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 4 Kaplet Salut Selaput
  • Farmasi: Erlimpex

Kegunaan

Gramax kaplet diindikasikan untuk mengobati disfungsi ereksi.

Dosis & Cara Penggunaan

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

Disfungsi Ereksi
Dewasa: 50 mg kira-kira 1 jam sebelum hubungan seksual, dapat menyesuaikan tergantung pada respons. Maksimal: 100 mg setiap hari.

Efek Samping

Efek Samping:
Sakit kepala, kemerahan, gangguan penglihatan (misalnya: Penglihatan kabur, iritasi mata, nyeri mata dan kemerahan); pusing, insomnia, kegelisahan, vertigo, hidung tersumbat, demam, gangguan saluran pencernaan (misalnya diare, muntah), priapism; ruam kulit, alopesia, nyeri tungkai / punggung, nyeri otot, edema wajah, retensi cairan, parestesia, infeksi saluran kemih, batuk nafas, rinitis, sinusitis, bronkitis, selulitis, penurunan tiba-tiba atau kehilangan pendengaran, anemia, leukopenia.

Kontraindikasi:
Tidak boleh diberikan pada pasien dengan gangguan kardiovaskular berat (misalnya: Angina tidak stabil, gagal jantung), kehilangan penglihatan pada 1 mata karena neuropati optik iskemik anterior non-arteritik (NAION), hipotensi (tekanan darah
Interaksi Obat:
Hipertensi simtomatik dapat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan alpha-blocker. Mengurangi clearance jika digunakan bersamaan dengan inhibitor CYP3A4 (misalnya: Simetidin, delavirdine, eritromisin, itrakonazol, ketokonazol). Meningkatkan konsentrasi plasma jika digunakan bersamaan dengan penghambat HIV-protease terutama oleh rejimen yang dikuatkan dengan ritonavir. Konsentrasi plasma menurun jika digunakan bersamaan dengan penginduksi CYP3A4 (misalnya: Rifampicin, bosentan).

Kategori Kehamilan:
Menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Gramax dalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut

Studi pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin, tetapi studi terkontrol terhadap wanita hamil belum pernah dilakukan. Atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada studi terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester berikutnya).