Granopi

Granopi

Obat

Pengertian

Granopi merupakan obat anti mual berbentuk tablet yang diproduksi oleh Otto Pharmaceutical Industries. Obat ini mengandung Granisetron HCl yang diindikasikan untuk mengobati dan mencegah mual dan muntah. Granisetron merupakan antagonis reseptor 5-HT3 yang sangat selektif dengan afinitas sedikit atau tidak sama sekali untuk reseptor serotonin lainnya. Bekerja dengan memblokir serotonin perifer pada terminal saraf vagal dan terpusat di zona pemicu kemoreseptor.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Terapi Penunjang / Antiemetik
  • Kandungan: Granisetron HCl 1 mg
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet Salut Selaput
  • Farmasi: Otto Pharmaceutical Industries.

Kegunaan

Granopi diindikasikan untuk mencegah mual dan muntah pasca operasi, mencegah dan mengendalikan mual dan muntah yang berhubungan dengan kemoterapi kanker dan terapi radiasi.

Dosis & Cara Penggunaan

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

  • Mual dan Muntah Terkait dengan Kemoterapi Kanker
    Dewasa: 1-2 mg diberikan 1 jam sebelum memulai kemoterapi, kemudian 2 mg setiap hari sebagai dosis tunggal atau dalam 2 dosis terbagi, obat diberikan hingga 1 minggu setelah kemoterapi. Maksimal: 9 mg setiap hari.
  • Profilaksis Mual dan Muntah yang Berhubungan dengan Terapi Radiasi
    Dewasa: 2 mg 1 x sehari setiap hari dalam 1 jam iradiasi.

Efek Samping

Efek Samping yang dapat ditimbul yaitu:
Sakit kepala, insomnia, sembelit, diare, peningkatan transaminase hati, perpanjangan QT, denyut jantung yang lambat, jantung berdebar, sindrom sinus sakit, nyeri dada.

Interaksi Obat:

  • Metabolisme di percepat jika diberikan bersamaan dengan fenobarbital.
  • Risiko sindrom serotonin jika diberikan bersamaan dengan agen serotonergik lainnya misalnya: SSRI, dan inhibitor reuptake serotonin dan norepinefrin (SNRI).
  • Perubahan clearance jika diberikan bersamaan dengan induser atau inhibitor enzim CYP.
  • Penggunaan bersamaan dengan obat yang diketahui memperpanjang interval QT dapat mengakibatkan konsekuensi klinis.

Kategori Kehamilan:

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Granopi ke dalam Kategori B: Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Reporter dan Editor
Reporter

Klikdokter