Pengertian

Graperide mengandung Siproheptadin HCI yang digunakan untuk mengobati Alergi seperti Mata berair, ingusan, mata gatal, hidung gatal, bersin, gatal - gatal dan kesemutan. Obat ini bekerja dengan cara menghalangi zat alami tertentu (histamine) yang tubuh Anda keluarkan selama reaksi alergi, Obat ini juga bekerja menghalangi zat alami lain dari dalam tubuh Anda (serotonin).

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Betalactam lainnya.
  • Kandungan: Cyproheptadine hydrochloride 4 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: PT Graha Farma

Kegunaan

Graperide digunakan untuk mengobati Alergi seperti Mata berair, ingusan, mata gatal, hidung gatal, bersin, gatal - gatal dan kesemutan.

Dosis & Cara Penggunaan

Aturan penggunaan Obat Graperide :

  • Reaksi alergi, rhinitis (Iritasi pembengkakan selaput lendir dihidung) alergi, pruritus (Gatal), dan urtikaria (Kulit melepuh)
    • Dosis Dewasa: 3 x sehari 1 Tablet (4 mg) secara oral.
    • Dosis Pemeliharaan : 12-16 mg / hari, bisa ditingkatkan sampai 32 mg / hari tetapi tidak melebihi 0.5 mg / kg / hari.
  • Anorexia nervosa (Gangguan makan yang menyebabkan seseorang terobsesi dengan berat badan dan apa yang dimakannya), sindrom cushing (Suatu kondisi yang terjadi akibat paparan tingkat kortisol yang tinggi dalam waktu yang lama)
    • Dosis Dewasa : 4 x sehari 2 mg secara oral, Dapat ditingkatkan secara bertahap selama 3 minggu sampai 4 x sehari 8 mg secara oral.
  • Cluster headache (Sakit kepala cluster)
    • Dosis dewasa: 4 x sehari 1 Tablet secara oral.
  • Migrain (sakit kepala yang disertai mual)
    • Dosis Awal: 3 x sehari 1 - 2 Tablet secara oral.
  • Reaksi alergi, rhinitis alergi, pruritus, dan urtikaria
    • Usia 2 - 6 tahun : Dosis Awal2-3 kali sehari 1/2 Tablet secara oral, tidak melebihi 12 mg / hari.
    • Usia 7 - 14 tahun : Dosis Awal: 2-3 kali sehari 1 Table secara oral, tidak melebihi 16 mg / hari.
  • Pediatric untuk anorexia nervosa
    • Usia > 13 tahun Dosis Awal: 4 x sehari 2 mg secara oral. Dapat ditingkatkan secara bertahap selama periode 3 minggu sampai 8 mg 4 kali sehari, Dosis maksimum : 32 mg / hari.
  • Pediatric Dosis untuk Migrain
    Dosis Awal: 3 x sehari 1 Tablet secara oral.

Efek Samping

Efek samping yang dapat timbul yaitu:

  • Sedasi (Obat untuk menengangkan pasien saat cemas)
  • Mengantuk
  • Retardasi psikomotor (Gerakan yang terjadi secara perlahan)
  • Kebingungan
  • Kegelisahan
  • Gugup
  • Tremor (Gemetaran)
  • Kejang
  • Halusinasi
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Retensi urin (Kesulitan untuk mengosongkan kandung kemih)
  • Mulut kering
  • Diare
  • Anemia Hemolitik (Penurunan jumlah sel darah merah)
  • Leukopenia (Kekurangan sel darah putih)
  • Agranulositosis (Kondisi akut Leukopenia)
  • Trombositopenia (Kekurangan trombosit)
  • Penglihatan kabur
  • Gangguan pencernaan
  • Kenaikan berat badan

Kontraindikasi
Hindari pengunaan pada pasien dengan kondisi seperti:

  • Riwayat Asma
  • Glaukoma (Kondisi mata yang dapat menyebabkan kebutaan)
  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit jantung
  • Tiroid Overaktif (kondisi terlalu banyaknya hormon tiroksin yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid di dalam tubuh)

Interaksi Obat

  • Ketokonazole (Obat antijamur)
  • Erythromycin (Antibiotik)
  • Cimetidine (Obat penghambat H2)
  • Furanocoumarin
  • Amprenavir (Obat infeksi HIV)

Kategori Kehamilan

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Graperide ke dalam Kategori B: Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).