Gratamin

Gratamin

Obat

Pengertian

Gratamin merupakan obat anti alergi yang diproduksi oleh Gracia Pharmindo. Obat ini mengandung Betamethasone, Dexchlorpheniramine maleate yang diindikasikan untuk mengobati dan mengatasi alergi. Betamethasone merupakan glukokortikoid yang bekerja dengan cara mencegah dan mengendalikan peradangan (inflamasi) dengan mengendalikan laju sintesis protein, menekan migrasi leukosit polimorfonuklear dan fibroblast, dan membalikkan permeabilitas kapiler dan stabilisasi lisosom. Dexchlorpheniramine maleate merupakan obat antihistamin yang bekerja dengan cara menghambat efek dari histamin sehingga berbagai reaksi alergi itu dapat dikurangi.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antihistamin dan Antialergi
  • Kandungan: Betamethasone 0.25 mg, dexchlorpheniramine maleate 2 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Gracia Pharmindo.

Kegunaan

Gratamin diindikasikan untuk mengobati peradangan dan alergi yang membutuhkan pengobatan dengan kortikosteroid.

Dosis & Cara Penggunaan

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

Anak Usia > 12 tahun
3-4 x sehari 1-2 tablet. Maksimal 8 tablet per hari.

Efek Samping

Efek Samping yang dapat timbul yaitu: Glaukoma, osteoporosis, sakit kepala, mengantuk, vertigo, ruam, mulut kering, dan kejang.

Kontraindikasi:
Tidak boleh diberikan pada pasien yang hipersensitif terhadap komponen yang terkandung dalam produk, tidak boleh diberikan pada pasien yang sedangn menjalani terapi dengan MAOI, infeksi jamur.

Interaksi Obat:
Tidak boleh diberikan bersamaan dengan obat antikoagulan, antidiabetik, dan obat penekan sistem saraf pusat.

Kategori Kehamilan: 

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Gratamin ke dalam Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Reporter dan Editor
Reporter

Klikdokter