Pengertian

Gynofort Vaginal adalah sediaan krim yang mengandung Butoconazole. Gynofort Vaginal digunakan untuk membantu mengobati infeksi jamur khususnya pada bagian vagina. Gynofort Vaginal mengurangi gejala seperti vagina gatal dan rasa terbakar. Gynofort Vaginal bekerja dengan menghentikan pertumbuhan ragi (jamur) yang menyebabkan infeksi. Hindari penggunaan Gynofort Vaginal pada ibu hamil dan menyusui.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Sediaan Obat Vagina
  • Kandungan: Butoconazole 2%
  • Bentuk: Krim
  • Satuan Penjualan: Tube
  • Kemasan: Tube 5 Gram
  • Farmasi: Ethica Industri Farmasi.

Kegunaan

Gynofort vaginal digunakan untuk mengobati infeksi jamur khususnya pada bagian vagina (Kandidiasis vulvovaginal).

Dosis & Cara Penggunaan

Gynofort Vaginal termasuk dalam golongan obat keras, sehingga penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep Dokter.

Dewasa: Oleskan pada vagina, selama 3 malam berturut-turut atau sebagai dosis tunggal.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Gynofort Vaginal, antara lain:

  • Vulvovaginal terbakar, gatal, pegal dan bengkak.
  • Nyeri panggul atau perut atau kram.
  • Jarang, sakit kepala, frekuensi buang air kecil dan terbakar, iritasi, menyengat dan bau.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Gynofort Vaginal pada pasien yang memiliki indikasi hipersensitif atau alergi.

Perhatian pada penggunaan Gynofort Vaginal:
Wanita dengan infeksi berulang atau mereka yang mengalami infeksi ragi vagina pertama kali. Anak <12 tahun, wanita hamil dan menyusui.