Pengertian

Heplav adalah obat untuk penyakit hepatitis B kronis. Hepatitis B adalah suatu penyakit hati yang disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB), suatu anggota famili Hepadnavirus yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosis hati atau kanker hati. Hati di dalam tubuh kita merupakan organ penting yang berfungsi untuk menetralisir racun dalam tubuh, mengatur sirkulasi hormon, mengatur komposisi darah yang mengandung lemak, gula, protein, dan zat lain. Hati juga membuat cairan empedu, zat yang membantu pencernaan lemak.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antivirus
  • Kandungan: Lamivudin 100 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol 60 Tablet
  • Farmasi: Kimia Farma.

Kegunaan

Heplav merupakan obat yang digunakan untuk penyakit hepatitis B kronis.

Dosis & Cara Penggunaan

Heplav merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Aturan Penggunaan Heplav umumya:

Diminum 1 x sehari 1 Tablet. Heplav Tablet dapat diberikan sebelum atau sesudah makan.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut. Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Heplav Tablet antara lain mual dan muntah.

Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan Heplav dan konsultasikan ke Dokter.

Kontraindikasi:
Sebaiknya tidak digunakan pada pasien yang memiliki riwayat Hipersensitif terhadap salah satu komponen Heplav, Ibu menyusui.

Interaksi Obat:

  • Ekskresi ginjal menurun dengan trimetoprim dosis tinggi.
  • Anemia berat dapat terjadi bila digunakan bersamaan dengan AZT.
  • Kegagalan pengobatan dan munculnya resistansi dapat terjadi dari rejimen lamivudine dan tenofovir tiga kali sehari sekali pakai, baik dengan abacavir atau didanosine.
  • Dapat memusuhi aksi antivirus zalcitabine. Dapat meningkatkan efek buruk emtricitabine.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Heplav Tablet ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut: 

Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.