Pengertian

Valaciclovir merupakan obat dengan banyak nama dagang salah satunya adalah Herclov yang digunakan sebagai pengobatan Antivirus untuk membantu mengobati infeksi yang disebabkan oleh pertumbuhan virus seperti Cacar Air (yang disebabkan oleh virus Varicella zoster) dan Herpes simpleks. Selain cacar air, obat ini juga membantu mengobati Shingles (Cacar Ular) yang disebabkan oleh Herpes Zoster. Herclov hanya membantu mengobati infeksi yang disebabkan oleh virus sehingga pengobatan Herclov untuk infeksi jamur dan bakteri tidak akan berhasil.
Penyalahgunaan dan penggunaan tidak tepat Herclov dapat menyebabkan Virus menjadi resistensi (kebal terhadap pengobatan) dan menurunkan efektivitas kerja dari obat ini.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antivirus
  • Kandungan: Valaciclovir 500 mg
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Kaplet
  • Farmasi: Sanbe Farma.

Kegunaan

Herclov digunakan untuk menekan pengulangan Herpes simpleks, pencegahan infeksi cytomegaloviral pada pasien dengan sistem imun yang kurang. Membantu mengobati Herpes zoster (Cacar ular/ Shingles), Herpes labialis, Herpes genital dan infeksi herpes simpleks pada kulit dan membran mukosa.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis penggunaan Herclov harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu karena termasuk kedalam golongan obat keras yang hanya dapat dibeli bila memiliki resep Dokter. Dosis penggunaan Herclov juga berbeda-beda setiap individunya tergantung berat dan ringannya penyakit yang diderita. Aturan penggunaan:

  • Untuk pengobatan Herpes zoster (Shingles)
    Pada dewasa diminum 1 gram 3 x sehari, selama 7 hari. Untuk pasien dengan sistem imun yang rentan pengobatan dilanjutkan selama 2 hari.
  • Untuk pencegahan infeksi cytomegaloviral pada pasien dengan sistem imun yang kurang
    Pada dewasa dan anak-anak > 12 tahun: 2 gram 4 x sehari, dimulai secepat mungkin setelah transplatasi dan biasanya dilanjutkan selama 90 hari.
  • Untuk pengobatan Herpes labialis
    Pada dewasa dan anak-anak >12 tahun: 2 gram setiap 12 jam selama 1 hari.
  • Untuk pengobatan Herpes genital, Herpes simpleks pada kulit dan membran mukosa
    Pada dewasa dan anak-anak > 12 tahun: 500 mg 2 x sehari selama 3-5 hari untuk kejadian berulang dan hingga 10 hari untuk kejadian pertama.
    Untuk pasien dengan sistem imun yang rentan: 1 gram 2 x sehari selama minimal 5 hari untuk kejadian berulang dan 10 hari untuk kejadian pertama.
  • Sebagai penekan pengulangan Herpes simpleks
    Pada dewasa dan anak-anak > 12 tahun: 500 mg 1 x sehari atau dalam 2 dosis terbagi.
    Untuk pasien dengan sistem imun yang rentan: 500 mg 2 x sehari. Pengobatan di evaluasi setelah 6-12 bulan setelah terapi.

Herclov dapat diminum sebelum maupun sesudah makan. Herclov diminum setiap hari dan diusahakan dalam waktu yang sama setiap hari nya. Jika tidak sengaja lupa meminum Herclov, disarankan untuk segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan mengganti dosis yang terlewat dengan menggandakan dosis pada jadwal berikutnya.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Herclov antara lain gagal ginjal akut, sakit kepala, mual dan muntah, efek centran nervous sistem (misalnya agitasi, halusinasi, kebingungan, delirium, kejang, ensefalopati).

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Herclov pada pasien yang memiliki indikasi hipersensitf pada valaciclovir atau aciclovir.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa interaksi obat yang umumnya terjadi pada penggunaan Herclov:

  • Meningkatkan risiko gagal ginjal jika digunakan dengan obat nefrotoksik (aminoglikosida, senyawa organoplatinum, media kontras teriodinasi, metotreksat, pentamidin, foskarnet, siklosporin, tacrolimus).
  • Meningkatkan konsentrasi plasma puncak dan AUC jika digunakan dengan probenecid dan cimetidine.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Herclov Kaplet ke dalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).