Pengertian

Hexymer merupakan obat yang mengandung trihexyphenidyl hydrochloride. Trihexyphenidyl hydrochloride berfungsi untuk meningkatkan kendali otot dan mengurangi kekakuan. Saat gejala berkurang, obat ini akan membuat gerakan tubuh menjadi lebih normal. Trihexyphenidyl bisa digunakan sendiri atau bersama levodopa untuk mengobati penyakit Parkinson. Hexymer diindikasikan pada pasien yang memiliki gangguan gerakan yang tidak normal dan tidak terkendali akibat penyakit Parkinson atau efek samping obat.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Anti Parkinson
  • Kandungan: Trihexyphenidyl HCl 2 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Mersifarma Tirmaku Mercusana

Kegunaan

Untuk meningkatkan kendali otot dan mengurangi kekakuan. Saat gejala berkurang, obat ini akan membuat gerakan tubuh menjadi lebih normal

Dosis & Cara Penggunaan

Hexymer merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan hexymer juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Parkinson : 6-10 mg per hari dan dosis bisa ditingkatkan sesuai kondisi pasien oleh Dokter. Dosis maksimal 15 mg.
Untuk mengobati efek samping yang diakibatkan oleh pengobatan lain : 5-15 mg per hari.

Untuk semua awal konsumsi trihexyphenidyl, 1 mg diberikan untuk hari pertama, 2 mg untuk hari ke dua, dan ditingkatkan sebanyak 2 mg untuk 3-5 hari berikutnya hingga dosis yang ideal dicapai.

Efek Samping

Efek Samping:
Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi hexymer adalah:
-Pusing, sakit kepala
-Mulut kering
-Penglihatan buram
-Mual
-Konstipasi (kesulitan buang air besar)
-Kesulitan untuk mengeluarka urine
-Takikardia (Detak jantung berdetak lebih cepat dari batas normal)

Kontraindikasi
- Tidak boleh di berikan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap trihexyphenidryl

Interaksi Obat
-

Kategori Kehamilan
Menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Hexymer ke dalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada hewan percobaan menunjukan adanya efek samping pada janin namun belum ada studi kontrol pada wanita hamil, obat dapat diberikan apabila efek terapinya lebih besar dari resiko pada janin.