Pengertian

Hufasulvon Kids mengandung Bromhexine HCL, digunakan sebagai mukolitik (pengencer dahak) untuk meredakan batuk berdahak. Bromhexine dalam Hufasulvon Kids membantu mengurangi kekentalan dahak, sehingga mudah untuk dikeluarkan. Hufasulvon Kids tersedia dalam kemasan 60 mL dengan rasa strawberry yang disukai anak-anak.

Keterangan

  • Golongan: Obat bebas terbatas
  • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek
  • Kandungan: Bromhexine HCL 4mg/5 mL
  • Bentuk: Sirup
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol 60 mL
  • Farmasi: Gratia Husada Farma.

Kegunaan

Hufasulvon Kids digunakan sebagai mukolitik untuk meredakan batuk berdahak.

Dosis & Cara Penggunaan

Aturan penggunaan Hufasulvon Kids:
- Dewasa dan anak > 10 tahun: 3 x 10 mL perhari
- Anak 5-10 tahun: 3 x 5 mL perhari
- Anak 2-5 tahun: 2 x 5 mL perhari atau menurut petunjuk Dokter.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi dalam penggunaan Hufasulvon Kids adalah gangguan pencernaan, sakit kepala, insomnia, alergi, takikardi (detak jantung lebih cepat), aritmia ventrikuler, mulut kering, palpitasi (jantung berdebar-debar).

Kontraindikasi:
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitifitas dengan bromhexine

Interaksi Obat:

  • Apabila Bromhexine dikombinasikan dengan antibiotik seperti amoxicillin, cefuroxim, erythromycin, dan doxycycline maka akan meningkatkan konsentrasi antibiotik-antibiotik tersebut di dalam jaringan paru-paru.
  • Berhati-hati pada penggunaan obat ini bersama dengan obat-obat jenis monoamine oksidase (MAO) inhibitors, karena MAO inhibitors dapat memperpanjang efek samping.
  • Dextromethorphan dapat mempotensiasi obat golongan depresan sistem saraf lain.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Hufasulvon Kids masuk ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.