Obat Ibuprofen - Dosis, Pemakaian, Efek Samping - Klikdokter.com
search
Ibuprofen

Ibuprofen

Obat

Pengertian

Ibuprofen adalah obat yang diindikasikan untuk mengurangi nyeri ringan hingga sedang, misalnya pada nyeri haid, sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, dan lainnya. 

Selain itu, Ibuprofen juga dapat meredakan demam. Obat ini bekerja dengan cara menurunkan hormon yang memicu rasa nyeri dan peradangan. 

Merek dagang yang beredar di Indonesia, yaitu Bufect, Brufen, Axofen, Novaxifen, Dolofen, Etafen, Farsifen, Proris, Ibufen.

Artikel Lainnya: Efek Samping Obat NSAID pada Penderita Asma

Keterangan

Sebelum digunakan, perhatikan keterangan obat Ibuprofen berikut ini:

  1. Ibuprofen Tablet

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas.
  • Kelas Terapi: Analgesik.
  • Kandungan: Ibuprofen 200 mg; Ibuprofen 400 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: Indofarma; First Medifarma; Promedrahardjo Farmasi; Novapharin; Yarindo; Ifars; Tempo Scan Pasific; Rama Emerald Multi Sukses; Phapros; Harbat Farma; Holi Pharma; Mulia Farma; Erela; Balatif; Phyto Kemo Agung Farma.
  • Harga: Rp. 2.000 - Rp. 12.000/ Strip.
  1. Ibuprofen Sirup 

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas.
  • Kelas Terapi: Analgesik.
  • Kandungan: Ibuprofen 100 mg/5 mL; Ibuprofen 200 mg/5 mL.
  • Bentuk: Sirup.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol @ 60 mL.
  • Farmasi: Novapharin; Tempo Scan; Harsen; Imfarmind Farmasi Industri; First Medifarma; Sampharindo; Rama Emerald; Bernofarm.
  • Harga: Rp. 5.000 - Rp. 18.000/ botol.
  1. Ibuprofen Injeksi

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Analgesik.
  • Kandungan: Ibuprofen 100 mg/mL.
  • Bentuk: Cairan Injeksi.
  • Satuan Penjualan: Vial.
  • Kemasan: Box, 5 Vial @ 4 mL.
  • Farmasi: Pratapa Nirmala.

Kegunaan

Ibuprofen digunakan untuk meredakan nyeri serta demam.

Artikel Lainnya: Mana Lebih Picu Alergi Obat, Parasetamol atau Ibuprofen?

Dosis & Cara Penggunaan

  1. Meredakan rasa nyeri pada dewasa

  • Dosis: 400-800 mg setiap 6 jam.
  • Dosis maksimal: 3.2 gr/hari.
  1. Juvenile idiopathic arthritis

  • Dosis: 30-40 mg per hari, dibagi dalam 3 kali pemberian.
  • Dosis maksimal: 2.4 gr/hari.
  1. Demam

  • Dosis dewasa: 200-400 mg setiap 4-6 jam sekali. Dosis maksimal: 1.2-2.4 gr/hari.
  • Dosis anak-anak 6 bulan-12 tahun: 10 mg/kg setiap 6-8 jam. Dosis maksimal: 40 mg/kg/hari.
  1. Nyeri ringan dan sedang

  • Dosis dewasa: 200-400 mg setiap 4-6 jam sekali. Dosis maksimal: 1.2-2.4 gr/hari.
  • Dosis anak-anak 6 bulan–12 tahun: 4-10 mg/kg setiap 6-8 jam.
  1. Rheumatoid arthritis pada dewasa

  • Dosis: 400-800 mg setiap 6-8 jam.
  • Dosis maksimal: 3.2 gr/hari.
  1. Nyeri haid

  • Dosis: 200-400 mg setiap 4-6 jam.
  • Dosis maksimal: 1.2-2.4 gr/hari.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25 derajat Celsius.

Artikel Lainnya: Ibuprofen vs Asam Mefenamat, Mana Lebih Ampuh Atasi Sakit Gigi?

Efek Samping

Efek samping yang bisa saja timbul selama penggunaan Ibuprofen adalah: 

Overdosis

Penggunaan Ibuprofen yang melebihi anjuran dosis dapat menyebabkan timbulnya gejala berikut:

Apabila muncul tanda dan gejala tersebut pada pasien, segera bawa ke rumah sakit.

Artikel Lainnya: Parasetamol atau Ibuprofen, Mana yang Terbaik Atasi Demam Anak?

Kontraindikasi

Jangan memberikan Ibuprofen apabila pasien mempunyai kondisi berikut:

  • Hipersensitivitas (termasuk asma) terhadap ibuprofen atau obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) lainnya.
  • Riwayat perdarahan pada gastrointestinal yang berhubungan dengan OAINS. 
  • Gangguan hati atau ginjal yang tergolong berat.
  • Gagal jantung parah.
  • Wanita hamil (terutama trimester ketiga) dan wanita menyusui.

Interaksi Obat

Berikut adalah interaksi Ibuprofen dengan obat lain:

  • Menaikkan risiko perdarahan saluran cerna apabila digunakan berbarengan dengan aspirin, warfarin, SSRI, dan kortikosteroid. 
  • Dapat mengurangi natrium pada urine apabila digunakan berbarengan dengan diuretik.
  • Dapat menurunkan efek antihipertensi dari ACE inhibitors.
  • Menambah kadar toksisitas Ibuprofen apabila digunakan berbarengan dengan lithium. 

Kategori Kehamilan

Kategori C (pada trimester 1 dan 2): Studi pada hewan menunjukkan adanya efek samping pada janin. Namun, belum ada studi yang memadai pada wanita hamil. Obat hanya dapat digunakan apabila manfaatnya melebihi besarnya risiko pada janin.

Kategori D (pada trimester 3 dan menjelang persalinan): Terdapat bukti bahwa obat berisiko pada janin manusia. Akan tetapi, besarnya manfaat mungkin melebihi risikonya, contohnya untuk situasi yang mengancam jiwa.

Peringatan Menyusui

Ibuprofen hadir dalam ASI. Gunakan dengan hati-hati dan bicarakan lebih lanjut dengan dokter. 

Reporter dan Editor
Reporter

Klikdokter

ARTIKEL TERKAIT

Bolehkah Ibu Hamil Minum Obat Ibuprofen?

Info Sehat
01 Jul

WHO: Hindari Ibuprofen untuk Penanganan Infeksi Virus Corona

Info Sehat
19 Mar

Kebanyakan Minum Obat Antinyeri Bisa Pengaruhi Psikologis?

Info Sehat
22 Apr

Menghilangkan Bunion Tanpa Operasi

Info Sehat
11 Apr

Mengapa Penisilin dan Antibiotik Golongan Sulfa Rentan Picu Alergi?

Info Sehat
01 Apr
livechat