Pengertian

Ikacetamol merupakan salah satu nama dagang dari sediaan Sirup Paracetamol yang diproduksi oleh Ikapharmindo. Obat ini digunakan untuk mengobati nyeri ringan hingga sedang (mulai dari sakit kepala, periode menstruasi, sakit gigi, sakit punggung, atau sakit dan nyeri pilek atau flu) dan untuk mengurangi demam.

Keterangan

  • Golongan: Obat Bebas.
  • Kelas Terapi: Analgesik (non-opioid), dan Antipiretik.
  • Kandungan: Paracetamol 120mg/5 mL.
  • Bentuk: Sirup.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol 60 mL.
  • Farmasi: Ikapharmndo.

Kegunaan

Ikacetamol digunakan untuk mengobati nyeri ringan hingga sedang (mulai dari sakit kepala, periode menstruasi, sakit gigi, sakit punggung, atau sakit dan nyeri pilek atau flu) dan untuk mengurangi demam.

Dosis & Cara Penggunaan

  1. Pyrexia (pasca imunisasi):
    Anak: 2-3 bulan 60 mg sebagai dosis tunggal. Dapat memberikan dosis kedua setelah 4-6 jam jika diperlukan. Maksimal: 4 dosis setiap hari.
  2. Demam, Nyeri ringan hingga sedang:
    • Dewasa: 0.5-1 g 4-6 setiap jam. Maks: 4 g setiap hari.
    • Anak: 1-2 bulan 30-60 mg 8 setiap jam. Maks: 60 mg / kg / hari.
    • Anak usia kurang 3- 6 bulan 60 mg.
    • Anak usia 6 bulan hingga lebih 2 tahun 120 mg
    • Anak usia 2-4 tahun 180 mg
    • Anak usia 4- 6 tahun 240 mg
    • Anak 6- - Anak 8- - Anak 10- - Anak 12-16 tahun 480 atau 750mg. Berikan 4-6 setiap jam jika perlu. Maks: 4 dosis dalam 24 jam.

Efek Samping

  1. Trombositopenia (jumlah trombosit dalam tubuh menurun atau berkurang dari jumlah normalnya).
  2. Leukopenia (rendahnya jumlah sel darah putih yang ada di dalam tubuh).
  3. Hipotensi (tekanan darah rendah) dan takikardia (detak jantung percepat).
  4. Gangguan pencernaan: Mual, muntah, konstipasi (sulit BAB).
  5. Gangguan sistem saraf: Sakit kepala.
  6. Gangguan kejiwaan: Insomnia (sulit tidur).
  7. Gangguan kulit dan jaringan subkutan: Eritema (inflamasi akut yang terjadi pada kulit dan membran mukosa), pembilasan, pruritus (biduran).


Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Ikacetamol pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap paracetamol dan pasien yang memiliki riwayat penurunan fungsi hati.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Ikacetamol:

  1. Colestyramine dapat mengurangi penyerapan.
  2. Konsentrasi serum menurun dengan rifampisin dan beberapa antikonvulsan (misalnya: Fenitoin, fenobarbital, karbamazepin, primidon).
  3. Meningkatkan efek antikoagulan warfarin dan kumarin lainnya dengan penggunaan jangka panjang.
  4. Peningkatan penyerapan dengan metoclopramide dan domperidone.
  5. Peningkatan konsentrasi serum dengan probenesid.
  6. Dapat meningkatkan konsentrasi serum kloramfenikol.


Kategori Kehamilan:

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan ikacetamol ke dalam Kategori B
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).