Pengertian

Ikaderm merupakan sediaan obat luar (topikal) yang di produksi oleh Ikapharmindo Putramas. Ikaderm mengandung Clobetasol yang digunakan untuk pengobatan jangka pendek untuk mengatasi peradangan pada kulit, seperti: psoriasis (ruam merah, kulit kering, tebal, bersisik), eksim, lichen planus (peradangan pada kulit, rambut, kuku, dan selaput lendir). Ikaderm bekerja dengan mengurangi respon imun tubuh sehingga membantu meredakan gejala kulit merah dan gatal. Hindari penggunaan Ikaderm pada daerah muka dan jangan ditutupi dengan perban atau kasa pada bagian yang telah dioleskan Ikaderm. Ikaderm tersedia dalam sediaan Krim dan Salep.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Kortikosteroid Topikal
  • Kandungan: Clobetasol 0.05 %
  • Bentuk: Salep; Krim
  • Satuan Penjualan: Tube
  • Kemasan: Tube @ 10 g
  • Farmasi: Ikapharmindo Putramas.

Kegunaan

Ikaderm digunakan untuk mengatasi psoriasis, eksim, peradangan pada kulit, kuku, dan selaput lendir.

Dosis & Cara Penggunaan

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

Oleskan salep atau krim Ikaderm 1-2 kali sehari pada kulit atau kuku yang terkena peradangan.

Efek Samping

Efek Samping yang mungkin dapat terjadi adalah:

  • Sensasi terbakar pada kulit
  • Gatal
  • Perubahan atrofi kulit
  • Iritasi
  • Kulit kering
  • Erupsi bentuk jerawat
  • Hipopigmentasi (kulit tampak lebih terang karena kekurangan pigmen).

Kontraindikasi:
Tidak boleh di berikan pada pasien:

  • Infeksi kulit, misalnya: impetigo, tinea corporis & herpes simpleks.
  • Jerawat vulgaris, rosacea.
  • Neonatus (bayi baru lahir sampai usia 28 hari)

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Ikaderm ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.