Pengertian

Iliadin Tetes Hidung 0,25% merupakan sediaan obat steril yang memiliki komposisi Oxymetazoline HCl 0,025% yang dapat digunakan untuk Antiinflamasi rinitis (peradangan pada rongga hidung), infeksi ruang tengkorak hidung, penyakit laringitis, dan peradangan pada selaput lendir ( faringitis). Oxymetazoline HCL memiliki efek vasokonstriktor pada pembuluh darah mukosa bila digunakan secara topikal dan dapat mengurangi edema pada mukosa hidung.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Anti Inflamasi.
  • Kandungan: Oxymetazoline HCL 0.025%.
  • Bentuk: Cairan Steril.
  • Satuan Penjualan: Botol Tetes.
  • Kemasan: Dus, Botol 10 mL.
  • Farmasi: Merck Indonesia Tbk..

Kegunaan

Iliadin Tetes Hidung 0.25% dapat digunakan sebagai anti inflamasi rinitis, penyakit laringitis, dan faringitis.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis dan Cara Penggunan:
Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

- Dosis untuk anak 6-12 tahun : 1 x sehari 2-3 tetes.
- Dosis maksimal pemakaian/hari : 2 x sehari 2-3 tetes.

Efek Samping

Efek Samping

Efek samping dari penggunaan obat ini biasanya, seperti :
- Merasakan sensasi panas seperti terbakar.
- Bersin-bersin
- Mulut dan tenggorokan terasa kering.
- Hidung menjadi tersumbat.

Kontraindikasi

- Sebaiknya tidak digunakan pada pasien yang memiliki riwayat alergi atau hipersensitif pada komposisi obat tersebut.
- Tidak digunakan pada pasien yang terkena penyakit infeksi kulit.
- Tidak digunakan pada pasien yang memiliki riwayat penyakit infeksi pada rongga telinga dalam menuju hidung.
- Sebaiknya tidak digunakan pada anak usia
Interaksi Obat
-

Kategori Kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Iliadin Tetes Hidung ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin. Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat seperti Iliadin Tetes Hidung selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter.