Pengertian

Imdur merupakan obat yang mengandung Isosorbid Mononitrat sebagai zat aktifnya. Imdur digunakan untuk mencegah nyeri dada (angina) pada pasien dengan kondisi jantung tertentu. Imdur bekerja dengan cara melebarkan dan merelaksasi pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir lebih mudah ke jantung. Imdur tidak akan menghilangkan rasa sakit dada dan Imdur tidak digunakan sebelum aktivitas fisik (seperti olahraga atau hubungan seksual) untuk mencegah nyeri dada.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Anti angnia
  • Kandungan: Isosorbide mononitrat 60 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 15 Tablet
  • Farmasi: AstraZeneca

Kegunaan

Imdur digunakan untuk penyakit jantung dan gagal jantung.

Dosis & Cara Penggunaan

Imdur merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan imdur juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  1. Dewasa
    • Dosis: 1 tablet diminum 2-3 kali sehari. Dosis dapat berkisar antara 20-120 mg setiap hari.
  2. Lansia: Mulai dengan dosis yang lebih rendah.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan imdur antara lain sakit kepala, pusing, kepala ringan, sakit dada, sakit punggung, jantung berdebar, kulit kemerahan, gelisah, lemah, vertigo, dan dan mual.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Imdur pada penderita;

  • Hipotensi berat atau anemia
  • Peningkatan tekanan intrakranial akibat trauma kepala atau pendarahan otak.
  • Gagal jantung karena obstruksi

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Imdur:

  • Penggunaan bersamaan dengan blocker saluran kalsium dapat menyebabkan hipotensi ortostatik.
  • Efek hipotensi meningkat ketika digunakan bersamaan dengan alkohol atau vasodilator.
  • Berpotensi Fatal: Hipotensi yang signifikan dapat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan inhibitor phosphodiesterase-5.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Imdur ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).