Pengertian

Imosa merupakan sediaan obat yang memiliki komposisi Loperamide HCL 2 mg yang berfungsi sebagai obat Antidiare akut atau kronis. Loperamid HCl bekerja dengan cara memperlambat saluran pencernaan sehingga usus dapat menyerap cairan dan nutrisi pada makanan yang dikonsumsi. Loperamid HCL selain dapat digunakan untuk obat diare, obat ini juga dapat digunakan untuk mengurangi jumlah fases bagi pasien yang sedang mengalami pembuatan lobang fases yang baru pada dinding perut yang dihubungkan oleh usus halus.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antidiare.
  • Kandungan: Loperamid HCL 2 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Tablet.
  • Kemasan: Strip @ 6 Tablet.
  • Farmasi: Corta Industries Ltd.

Kegunaan

Imosa 2 mg Tablet dapat digunakan sebagai obat Antidiare akut atau kronis.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis dan Cara Penggunan:
Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

- Dosis awal penggunaan : 2 tablet untuk 1x minum
- Dosis selanjutnya 3x sehari 1 tablet
- Dosis maksimal pemakaian 8x sehari 1 tablet
- Sebaiknya hentikan penggunaan obat ini jika selama 48 jam tidak mengalami perubahan.

Efek Samping

Efek Samping

Efek samping yang mungkin dapat terjadi selama dalam penggunaan obat ini, seperti :
- Sembelit/ konstipasi
- Gangguan pada detak jantung
- Gangguan pada saluran pencernaan
- Terjadinya ruam pada kulit
- Nyeri pada perut serta kembung

Kontraindikasi

- Tidak digunakan pada anak usia - Tidak diberikan pada pasien yang memiliki riwayat konstipasi (susah mengeluarkan fases).

Interaksi Obat

- Penggunaan Ritonavir bersmaan dengan obat ini akan dapat meningkatkan kadar obat di dalam darah.
- Penggunaan obat Cholestyramine jika dikonsumsi bersmaan denga obat ini akan dapat mmeperlambat penyerapan Loperamid HCL tersebut.
- Jika penggunaan obat Cisapride, Metoclopramide, atau Erythromycin bersamaan dengan Loperamid akan dapat mengurangi dari efek pada obat tersebut.

Kategori Kehamilan

Dari hasil penelitian penggunaan Loperamid HCL 2 mg pada masa kehamilan termasuk dalam kategori (C) yaitu dapat menimbulkan risiko yang berbahaya pada janin. Sebaiknya jika ingin mengkonsumsi obat ini konsultasi pada Dokter terkait anjuran pemakaian obat tersebut dan hati-hati dalam penggunaan obat tersebut.