Pengertian

Inamox merupakan obat yang mengandung antibiotik Amoxicillin. Inamox digunakan untuk membantu mengobati berbagai macam infeksi bakteri, seperti: infeksi saluran empedu, bronkitis (peradangan pada saluran pernapasan), endokarditis (infeksi pada bagian dalam jantung), gastroenteritis (infeksi lambung), gonore (infeksi kelamin), infeksi mulut, otitis media (infeksi pada telinga bagian tengah), pneumonia (infeksi paru-paru), demam tifoid dan paratifoid, infeksi saluran kemih, pencegahan endokarditis (infeksi pada bagian dalam jantung), Infeksi saluran pernapasan parah atau berulang, infeksi yang di sebabkan oleh bakteri H.pylori, gonore tanpa komplikasi, infeksi saluran kemih akut tanpa komplikasi. Inamox bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Penicillin
  • Kandungan: Amoxicillin 500 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Indofarma

Kegunaan

Inamox digunakan untuk mengobati infeksi bakteri sistemik, seperti: infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, infeksi saluran empedu, demam tifoid, infeksi kelamin.

Dosis & Cara Pengguaan

Inamox merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter.

1. Infeksi saluran kemih akut tanpa komplikasi
Dewasa: 3 g, ulangi sekali setelah 10-12 jam.

2. Gonore tanpa komplikasi
Dewasa: 3 g sebagai dosis tunggal di kombinasikan dengan probenesid 1 g.

3. Infeksi H.pylori
Dewasa: 750 mg atau 1.000 mg diberikan 2 kali sehari atau 500 mg di kombinasikan dengan metronidazole atau klaritromisin dan PPI.

4. Infeksi saluran pernapasan yang parah atau berulang
Dewasa: 3 g diberikan 2 kali sehari.

5. Aktinomikosis, Infeksi saluran empedu, Bronkitis, Endokarditis, Gastroenteritis, Gonore, Infeksi mulut, Otitis media, Pneumonia, Gangguan Limpa, Demam Tifoid dan Paratifoid, Infeksi Saluran Kemih
Dewasa: 250-500 mg, diberikan 3 kali sehari atau 500-875 mg, diberikan 2 kali sehari.
Anak dengan berat badan <40 kg: 40-90 mg / kg berat badan setiap hari dalam 2-3 dosis terbagi. Maksimal: 3 g / hari.

6. Pencegahan endokarditis
Dewasa: 2 g sebagai dosis tunggal, diberikan 1 jam sebelum prosedur bedah.
Anak: 50 mg / kg berat badan diberikan dalam dosis tunggal, diminum 1 jam sebelum prosedur pembedahan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Inamox, antara lain:
- Mual, muntah
- Diare
- Ruam
- Kolestasis hati
- Hepatitis sitolitik akut
- Kristaluria
- Anemia
- Trombositopenia (jumlah trombosit kurang dari normal)

Kontraindikasi:
Tidak boleh diberikan pada pasien yang hipersensitif terhadap amoksisilin dan penisilin lain.

Interaksi Obat:
- Dapat mengurangi kemanjuran kontrasepsi oral.
- Dapat meningkatkan efek antikoagulan.
- Meningkatkan risiko reaksi alergi jika diberikan bersamaan dengan allopurinol.
- Tingkat darah meningkat dan berkepanjangan jika diberikan bersamaan dengan probenecid.
- Kloramfenikol, makrolida, sulfonamid, dan tetrasiklin dapat mengganggu efek bakterisida amoksisilin.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Inamox ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).