Pengertian

Inha 400 adalah sediaan Tablet yang mengandung zat aktif Isoniazid dan Pyridoxine atau Vitamin B6. Inha 400 termasuk dalam golongan obat anti tuberkulosis, Inha 400 bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri. Inha 400 digunakan untuk membantu mengobati infeksi tuberkulosis aktif (TB) dan Pyridoxine yang digunakan untuk mengatasi efek samping dari Isoniazid yaitu kerusakan saraf. Inha 400 juga digunakan secara tersendiri untuk mencegah infeksi Tuberkulosis aktif pada orang yang mungkin terinfeksi dengan bakteri TB (orang dengan tes kulit TB positif). Inha 400 yang tidak perlu atau penyalahgunaan Inha 400 dapat menyebabkan efektivitasnya menurun. Hindari penggunaan Inha 400 pada ibu hamil dan menyusui.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Anti Tuberkulosis.
  • Kandungan: Isoniazid 400 mg dan Pyridoxine (Vitamin B6) 10 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @10 Tablet.
  • Farmasi: Mersifarma Trimaku.

Kegunaan

Inha 400 digunakan untuk mengobati infeksi tuberkulosis yang di sebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, serta mencegah kerusakan saraf.

Dosis & Cara Penggunaan

Inha 400 termasuk ke dalam golongan Obat Keras, sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter.

  • Pencegahan
    Anak : 5-10 mg/kg berat badan per hari. Maksimal 300 mg/hari.
  • Pengobatan
    Dewasa : 1 tablet, diminum satu kali sehari atau berdasarkan berat badan (5 mg/kg berat badan per hari). Maksimal 300 mg/hari.
    Anak : 10-20 mg/kg berat badan per hari untuk dosis tunggal. Maksimal 300 mg/hari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Inha 400, yaitu:
- Mual, muntah.
- Tekanan epigastrium.
- Hepatitis.
- Kontraksi otot
- Hiperglikemia (kadar gula darah lebih tinggi dari normal)
- Kerusakan saraf perifer
- Gangguan saluran pencernaan

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Inha 400 pada pasien yang memiliki indikasi:
Hepatitis atau penyakit hati yang diinduksi obat, epilepsi, insufisiensi ginjal.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Inha 400:
Aminosalisilat, antasida, disulfiram, teofilin, karbamazepin. Peningkatan risiko hepatotoksisitas dengan rifampisin.