Pengertian

Inhitril Tablet merupakan Obat yang mengandung Lisinopril yang digunakan untuk mengobati hipertensi (tekanan darah tinggi) dengan menurunkan tekanan darah tinggi dapat mencegah dan mengurangi resiko stroke, serangan jantung dan masalah ginjal, gagal jantung kongestif, infark miokard akut (Serangan jantung), dan angina pectoris (angin duduk), Obat ini juga digunakan untuk membantu mengobati gagal jantung dan meningkatkan kelangsungan hidup setelah serangan jantung.
Inhitril Tablet termasuk kedalam golongan obat ACE inhibitor yang bekerja merelaksasi pembuluh darah sehingga aliran darah lebih lancar. Hipertensi (Tekanan darah tinggi) biasanya tidak menyebabkan tubuh terasa sakit, tapi jika tidak ditangani kondisi ini bisa melukai jantung dan merusak pembuluh darah. Komplikasi lainnya adalah serangan jantung dan stroke. Agar efek Obat ini lebih maksimal, Anda dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan berserat, hindari makanan yang banyak mengandung lemak dan terlalu asin, Olahraga, istirahat yang cukup, hindari konsumsi alkohol dan penurunan berat badan pada pasien yang over-weight (kelebihan berat badan) juga membantu kerja dari obat ini.

Keterangan

  • Inhinitril 10 mg Tablet
  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: ACE Inhibitor.
  • Kandungan: Lisinopril.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: PT Bernofarm.
  • Inhinitril 5 mg Tablet
  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: ACE Inhibitor.
  • Kandungan: Lisinopril.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: PT Bernofarm.

Kegunaan

Inhitril Tablet merupakan Obat yang mengandung Lisinopril yang digunakan untuk mengobati hipertensi (tekanan darah tinggi) dengan menurunkan tekanan darah tinggi dapat mencegah dan mengurangi resiko stroke, serangan jantung dan masalah ginjal, gagal jantung kongestif, infark miokard akut (Serangan jantung), dan angina pectoris (angin duduk), Obat ini juga digunakan untuk membantu mengobati gagal jantung dan meningkatkan kelangsungan hidup setelah serangan jantung.

Dosis & Cara Penggunaan

Harus Menggunakan Resep Dokter.
Aturan penggunaan Obat Inhinitril Tablet:

1. Hipertensi (Tekanan darah tinggi)
Dewasa
Dosis Awal: 1 x Sehari 1 Tablet (10 mg), Sebelum tidur.
- Hipertensi Renovaskular (tekanan darah tinggi akibat penyempitan arteri yang membawa darah ke ginjal), Penurunan Volume, Hipertensi (Tekanan darah tinggi) Berat
Dosis Awal: 1 x Sehari 1/2 Tablet - 1 Tablet (2.5 mg - 5 mg).
- Pasien Diuretik (Penyebab naiknya laju urinasi)
Dosis Awal: 1 x Sehari 1 Tablet (5 mg).
- Dosis Pemeliharaan: 1 x Sehari 2 - 4 Tablet (20 mg - 40 g)
Maksimal: 80 mg perhari.
- Anak 6 - 16 tahun 20 - Dosis Awal: 1 x Sehari 1/2 Tablet (2.5 mg).
Maksimal: 20 mg setiap hari.
- Anak ≥50 kg
Dosis Awal: 1 x Sehari 1 Tablet (5 mg)
Maksimal: 40 mg perhari.

2. Nefropati diabetik (diabetes menyebabkan kerusakan dan terbentuknya jaringan parut pada nefron)
Dewasa
- Hipertensi (Tekanan darah tinggi) dengan Diabetes (Kencing manis) melitus Tipe 2
Dosis Aawal: 1 x Sehari 1 Tablet (10 mg), dapat meningkat menjadi 1 x Sehari 2 Tablet (20 mg) untuk mencapai tekanan diastolik
3. Gagal jantung
Dewasa
Dosis Awal: 1 x Sehari 2.5 mg, dapat ditingkatkan menjadi 20-40 mg pada interval 4 minggu sesuai dengan respon klinis.

4. Infark pasca miokard (Penyumbatan Otot Jantung)
Dewasa
Dosis Awal: 1 x Sehari 1 Tablet (5 mg) dalam 24 jam setelah timbul gejala, diikuti oleh 1 Tablet (5 mg) setelah 24 jam, lalu lanjut 1 x Sehari 1 Tablet (10 mg) selama 6 minggu.
Lanjutkan pengobatan pada pasien yang mengalami gagal jantung.

Efek Samping

Efek Samping
Adapun Efek samping dari penggunaan Obat Inhinitril Tablet sebagai berikut:
- Reaksi anafilaksis (reaksi alergi yang berkembang cepat dan mengancam nyawa).
- Angioedema (pembengkakan di bawah kulit yang disebabkan oleh reaksi alergi).
- Hipotensi (tekanan darah rendah) akut.

Kontraindikasi
- Riwayat angioedema (Pembengkakan dibawah kulit yang disebabkan oleh reaksi alergi) terkait dengan pengobatan ACE inhibitor sebelumnya, herediter (Keturunan) atau angioedema idiopatik (Kondisi medis pembengkakan dibawah kulit yang disebabkan oleh reaksi alergi).
- Penggunaan bersamaan dengan aliskiren (Obat untuk Hipertensi (Tekanan darah tinggi) esensial) terutama pada pasien dengan diabetes mellitus (Kencing manis) atau gangguan ginjal (GFR - Penggunaan bersamaan dengan sacubitril (Obat Antihipertensi).
- Kehamilan

Interaksi Obat
- Dapat meningkatkan efek hipotensi (Tekanan Darah Rendah) dengan diuretik (Naiknya laju urinasi).
- Dapat meningkatkan risiko fungsi ginjal kerusakan dan mengurangi efek antihipertensi (Obat yang digunakan untuk menurunkan Tekanan darah tinggi) dengan NSAID.
- Dapat meningkatkan kadar serum dan toksisitas lithium (Overdosis Lithium).
- Peningkatan risiko hiperkalemia (Kadar kalium tinggi dalam darah) dengan diuretik K-sparing (Diuretik (Naiknya laju urinasi) hemat kalium) dan suplemen K.
- Dapat meningkatkan reaksi nitritoid emas Na thiomalate.

Kategori kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan pengawas Obat dan makanan Amerika Serikat) Mengkategorikan Obat ini sebagai kategori D:
"Terbukti menimbulkan resiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh jika digunakan pada wanita hamil dapat dipertimbangkan (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak efektif atau tidak dapat diberikan)."