Pengertian

Innovair Inhaler berbentuk larutan obat hirup bertekanan (inhalasi) yang mengandung Beklometason dipropionat dan Formoterol fumarat yang digunakan sebagai obat untuk gejala asma. Obat dilepaskan dengan cara menekan tombol bagian atas pada Innovair Inhaler kemudian dihirup melalui mulut sehingga obat dapat langsung dilepaskan ke paru-paru.
Kandungan Beklometason dipropionat tergolong dalam obat kortikosteroid, berfungsi sebagai anti radang (antiinflamasi) yang mampu mengurangi pembengkakan dan iritasi pada alveolus (lubang–lubang kecil pada bronkiolus), sedangkan Formoterol fumarat bekerja panjang sebagai bronkodilator yang mereleksasi otot-otot di saluran nafas dan memperluas saluran nafas, sehingga pertukaran udara (O2 dan CO2) mudah keluar-masuk ke dalam paru-paru.
Juga digunakan untuk meringankan gejala sesak nafas, mengi, dan batuk pada penderita asma, dan mencegah gejala asma dengan jalan membuka jalan nafas pada bronkus atau saluran nafas yang tersumbat sehingga efek yang diinginkanpun tercapai.
Innovair Inhaler adalah obat hirup untuk pemakaian luar.
Obat ini tidak untuk ditelan, jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antiasma.
  • Kandungan: Beclomethasone dipropionate 100 mcg, formoterol fumarate dihydrate 6 mcg.
  • Bentuk: Inhaler.
  • Satuan Penjualan: Satuan.
  • Kemasan: Box @ 1 Kanister @ 120 Puff + 1 Spacer.
  • Farmasi: PT Chiesi Fharmaceutici.

Kegunaan

Innovair Inhaler digunakan untuk meringankan gejala sesak nafas, mengi, dan batuk pada penderita asma, dan mencegah gejala asma dengan jalan membuka jalan nafas pada bronkus atau saluran nafas yang tersumbat sehingga efek yang diinginkanpun tercapai.

Dosis & Cara Penggunaan

Harus Menggunakan Resep Dokter.

Aturan penggunaan Obat Innovair Inhaler:
- Dewasa ≥18 tahun
2 x Sehari 1 atau 2 inhalasi.
Dosis harian maksimal: 4 inhalasi.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki Efek samping, namun tidak semua Orangakan mengalami Efek samping dari penggunaan Obat tersebut. Adapun Efek samping dari penggunaan Obat Innovair Inhaler sebagai berikut:
- Saki kepala
- Suara serak
- Nyeri tenggorokan

Kontraindikasi
Hipersensitif (Reaksi Alergi) terhadap kandungan Obat Beclomethasone dipropionate (Obat steroid) dan formoterol fumarate dihydrate.

Interaksi Obat
- Pengaruh Formoterol (bronkodilator dalam pengelolaan Asma) dapat dikurangi dengan β-blocker.
- Beta-adrenergik obat dapat meningkatkan efek Formoterol (Bronkodilator dalam pengelolaan asma). Quinidine (Obat golongan Antiaritmia), Disopiramid (Obat antiaritmia), Procainamide (Obat Antiaritmia), Antihistamin (Obat antialergi), Phenelzine (Obat antidepresan dan ansiolitik) dan Isocarboxazid (Obat antidepresan), Amitryptiline (Obat penyakit gangguan mental) dan Imipramine (Obat antidepresan).
- Fenotiazin (obat antipsikotik) dapat menyebabkan beberapa perubahan dalam EKG, jejak hati dan juga dapat meningkatkan risiko gangguan irama jantung.
- Levodopa (bagian dari biologi normal manusia, serta beberapa hewan dan tumbuhan), L-tiroksin (Bentuk hormon yang diproduksi), obat-obatan yang mengandung oksitosin (hormon pada manusia yang berfungsi untuk merangsang kontraksi yang kuat pada dinding rahim/uterus sehingga mempermudah dalam membantu proses kelahiran) dan alkohol dapat menurunkan toleransi jantung untuk Formoterol (Bronkodilator dalam pengelolaan Asma).
- MAOIs, termasuk obat dengan sifat atau sejenis misalnya, Furazolidone (agen antibakteri nitrofuran dan inhibitor monoamine oksidase) dan Prokarbazin (Obat kemoterapi) dapat menyebabkan kenaikan BP.
- Digoxin (Obat untuk berbagai penyakit jantung) dapat menyebabkan penurunan tingkat K darah, Teofilin (Obat untuk penyakit pernafasan), Aminofilin (Obat untuk penyakit pernafasan) atau steroid dan diuretik (Naiknya laju urinasi) dapat menyebabkan penurunan tingkat K.
- Beberapa anestesi dapat meningkatkan risiko irama jantung abnormal.

Kategori kehamilan
-