Pengertian

Inoderm Krim adalah Obat yang digunakan dalam dermatologi (Penyakit kulit) untuk mengurangi peradangan kulit dan mengurangi rasa gatal. Obat ini digolongkan sebagai Obat hidrokortison sintetis. Inoderm Krim mengandung fluocinolone acetonide.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Kortikosteroid Topikal.
  • Kandungan: fluocinolone acetonide.
  • Bentuk: Krim.
  • Satuan Penjualan: Tube.
  • Kemasan: Tube @ 10 gram.
  • Farmasi: PT Meprofarm.

Kegunaan

Inoderm Krim adalah Obat yang digunakan dalam dermatologi (Penyakit kulit) untuk mengurangi peradangan kulit dan mengurangi rasa gatal.

Dosis & Cara Penggunaan

Harus Dengan Resep Dokter.
Aturan penggunaan Obat Inoderm Krim:
3 - 4 x Sehari, Oleskan pada kulit yang gatal.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki Efek samping, namun tidak semua Orang akan mengalami Efek samping dari penggunaan Obat tersebut. Adapun Efek samping dari penggunaan Obat Inoderm Krim sebagai berikut:
- Perubahan warna kulit
- Kulit gatal
- memar
- Memerah
- Kulit kering dan pecah - pecah
- Kulit mengelupas

Kontraindikasi
- Ulkus infeksius (bakteri, virus, jamur) primer, hipersensitif (Reaksi alergi), akne vulgaris (Jerawat).
- Neonatus (Bayi baru lahir sampai usia 28 hari).

Interaksi Obat
- Aldesleukin (Obat untuk perawatan penyakit ginjal atau kanker)
- Ceritinib (Obat untuk perawatan penyakit ginjal atau kanker)
- Corticorelin (Obat untuk mengobati sindrom Cushing)
- Deferasirox (Untuk mengurangi kelebihan zat besi kronis)
- Hyaluronidase

Kategori kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan pengawas Obat dan makanan Amerika serikat) Mengkategorikan Obat Inoderm krim sebagai kategori C:
Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin".