Pengertian

Insaar Tablet mengandung Losartan yang digunakan untuk membantu mengobati tekanan darah tinggi (Hipertensi) dan Diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 adalah diabetes yang disebabkan tubuh tidak efektif menggunakan insulin atau kekurangan insulin yang relatif dibandingkan kadar gula darah yang tinggi. Dengan menurunkan tekanan darah tinggi dapat membantu mencegah stroke, serangan jantung dan masalah ginjal. Insaar Tablet bekerja dengan merelaksasi pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir lebih mudah. Obat ini juga digunakan untuk membantu mengobati nyeri dada (angina pektoris), Obat ini dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan Anda untuk berolahraga dan menurunkan frekuensi serangan angina (nyeri dada).

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antagonis Angiotensin II.
  • Kandungan: Losartan.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: PT Interbat Indonesia.

Kegunaan

Insaar 50 mg Tablet digunakan untuk membantu mengobati nyeri dada (angina pektoris), Obat ini dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan Anda untuk berolahraga dan menurunkan frekuensi serangan angina (nyeri dada).

Dosis & Cara Penggunaan

Harus Menggunakan Resep Dokter.
Aturan penggunaan Obat Insaar Tablet:
Dosis: 1 x Sehari 1 Tablet (50 mg)

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki Efek samping, namun tidak semua Orang akan mengalami Efek samping dari penggunaan Obat tersebut. Adapun Efek samping dari penggunaan Obat Insaar 50 mg Tablet sebagai berikut:
- Diare
- Dispepsia (Gangguan pencernaan)
- Kram otot
- Mialgia (Nyeri otot)
- Nyeri punggung dan kaki
- Insomnia (Susah tidur)
- Hidung tersumbat

Kontraindikasi
- Pasien yang memiliki riwayat Hipersensitif (Reaksi Alergi) terhadap Losartan sebaiknya jangan menggunakan obat ini.
- Jangan digunakan bersamaan dengan aliskiren (Obat untuk Tekanan darah tinggi esensial) pada pasien diabetes.
- Penderita gangguan ginjal (GFR - Jangan digunakan saat Hamil.

Interaksi Obat
- Kadar plasma menurun jika digunakan bersamaan dengan fluconazole and rifampicin.
- Insaar (Losartan) bisa meningkatkan kadar lithium serum dan toksisitasnya.
- Penggunaan bersamaan dengan NSAID (asam mefenamat, natrium diclofenac, ibuprofen dll) dapat terjadi penurunan efek antihipertensi dan meningkatkan risiko gangguan ginjal.
- Peningkatan risiko hiperkalemia jika digunakan bersamaan diuretik hemat kalium (misal amilorida, triamterene, spironolactone), suplemen Kalium atau pengganti garam Kalium.
- Interaksi obat yang berpotensi fatal : Dapat meningkatkan efek nefrotoksik, hiperkalemia dan hipotensi jika digunakan bersamaan dengan aliskiren pada pasien diabetes dan gangguan ginjal (GFR
Kategori kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (badan pengawas Obat dan Makanan Amerika serikat) Mengkategorikan Obat Insaar Tablet sebagai kategori D:
"Ada bukti positif risiko janin pada manusia, tetapi manfaat dari penggunaan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius yang obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif)."