Irtan

Irtan

Obat

Pengertian

Irtan adalah obat produksi Ikapharmindo Putramas yang kandungannya Irbesartan sebagai zat aktifnya. Irtan (Irbesartan) kegunaanya untuk mengobati hipertensi esensial (peningkatan tekanan darah yang penyebabnya tidak diketahui secara pasti). Mekanisme kerja obat ini termasuk golongan angiotensin receptor blockers (ARBs). Obat ini bekerja dengan melemaskan pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir lebih mudah. Irtan memiliki bentuk sediaan kaplet dan Tablet.

Keterangan

  • Golongan : Obat Keras
  • Kelas Terapi : Angiotensin II Antagonis
  • Kandungan: Irbesartan 150 mg
  • Bentuk :Tablet
  • Penjualan :Strip
  • Kemasan : Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi :Ikapharmindo Putramas

Kegunaan

Irtan di gunakan untuk menurunkan tekanan darah membantu dan mencegah stroke,serangan jantung, dan masalah ginjal

Dosis & Cara Penggunaan

Irtan merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan irtan juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita

  • Dosis awal dan perawatan yang direkomendasikan adalah 150 mg sehari sekali dengan atau tanpa makanan.
  • Pada pasien yang tidak cukup terkontrol dengan 150 mg sekali sehari, dosis Irbesartan dapat ditingkatkan menjadi 300 mg,atau agen anti-hipertensi lainnya dapat ditambahkan. Khususnya penambahan diuretik seperti Hydrochlorothiazide telah terbukti memiliki efek aditif dengan Irbesartan (lihat Interaksi).
  • Gangguan ginjal: Tidak diperlukan penyesuaian dosis pada
    pasien dengan gangguan fungsi ginjal. Dosis awal yang lebih rendah
    (75 mg) harus dipertimbangkan untuk pasien yang menjalani
    hemodialisis.
  • Gangguan hati: Tidak diperlukan penyesuaian dosis pada
    pasien dengan gangguan hati ringan sampai sedang.
    Tidak ada pengalaman klinis pada pasien dengan gangguan
    hati berat.
  • Pasien lanjut usia: Meskipun harus dipertimbangkan untuk memulai
    terapi dengan 75 mg pada pasien berusia di atas 75 tahun,
    penyesuaian dosis biasanya tidak diperlukan untuk orang tua.
    Anak-anak: keamanan dan kemanjuran Irbesartan belum
    ditetapkan pada anak-anak.

Efek Samping

  • Infeksi Pernafasan
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Kelelahan
  • Diare
  • Batuk
  • Mual
  • Sakit dada
  • Penyakit dispepsia (gejala nyeri, perasaan tidak enak pada
    perut bagian atas yang menetap)
  • Infeksi saluran kemih

Kontraindikasi
Hindari penggunaan obat Irtan pada pasien:

  • Wanita hamil dan menyusui
  • Tidak bolehdi kombinasikan dengan obat Hidroklortiazide

Interaksi Obat

  • Tidak boleh di gunakan bersamaan dengan obat diuretika dan antihipertensi lain, suplemen kalium dan diuretika hemat kalium, obat anti inflamasi non steroid.
  • Penggunaan bersamaan antara litium dengan angiotensin converting enzyme inhibitor dapat meningkatkan serum litium yang reversible dan toksisitasnya.
  • Tidak boleh di gunakan bersamaan dengan obat-obatan yang dapat mempengaruhi kalium: kaliuretik diuretika lain, laksatif, amfotericin, karbenoksolon, penisilin G natrium, derivat asam salisilat.
  • Tidak boleh di gunakan bersamaan dengan obat-obatan yang dipengaruhi oleh gangguan serum kalium: glikosida digitalis dan antiaritmia. Kombinasi dengan Hidroklortiazide.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Irtan ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Reporter dan Editor
Reporter

Klikdokter