Pengertian

Isomonit SR merupakan sediaan obat dengan kandungan zat aktif Isosorbid mononitrat yang digunakan untuk mencegah nyeri dada (angina) pada pasien dengan kondisi jantung tertentu. Isomonit SR bekerja dengan melebarkan dan merelaksasi pembuluh darah, sehingga darah dapat mengalir lebih mudah ke jantung. Isomonit SR tidak akan menghilangkan rasa sakit dada. Isomonit SR tidak digunakan sebelum aktivitas fisik (seperti olahraga atau hubungan seksual) untuk mencegah nyeri dada. Hindari penggunaan Isomonit SR pada ibu hamil dan menyusui.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat Anti Anginal
  • Kandungan: Isosorbide mononitrat 60 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Tablet
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Sandoz Indonesia PT

Kegunaan

Isomonit SR digunakan sebagai obat untuk penyakit jantung.

Dosis & Cara Penggunaan

Isomonit SR merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan isomonit SR juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Angina, gagal jantung
Dewasa: 20 mg 2-3 kali sehari. Dosis dapat berkisar 20-120 mg setiap hari.
Lansia: Mulai dengan dosis yang lebih rendah.

Efek Samping

  1. Hipotensi (Tekanan darah rendah)
  2. Takikardia (Denyut jantung lebih cepat)
  3. Sakit kepala
  4. Pusing
  5. Jantung berdebar
  6. Mual dan muntah
  7. Sakit perut.
  8. Diare
  9. Gagal jantung.


Kontraindikasi

Hindari pemberian pada pasien dengan kondisi hipotensi (Tekanan darah rendah) dan hipovolemia (penurunan jumlah darah dalam tubuh).

Interaksi Obat

  1. Jika digunakan bersama dextromethorphan dan guaifenesin, obat diet orlistat, dan obat antiinflamasi nonsteroid maka dapat memperburuk kondisi gagal jantung
  2. Jika digunakan bersama obat phosphodiesterase-5 inhibitor, seperti sildenafil, tadalafil, atau vardenafil maka dapat menyebabkan hipotensi (Penurunan tekanan darah).
  3. Jika digunakan bersama ergotamin maka dapat meningkatkan risiko hipertensi


Kategori Kehamilan

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Isomonit SR ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.