Pengertian

Justin merupakan obat yang di produksi oleh PT. IFARS. Justin mengandung lovastatin yang berfungsi untuk mengurangi kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) pada hiperkolesterolemia primer yang tidak cukup terkontrol oleh diet dan prosedur non-farmakologis. Hiperkolesterolemia (tingginya kadar kolesterol dalam darah) yang berhubungan hipertrigliseridemia (tingginya kadar trigliserida dalam darah).

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Dislipidemik
  • Kandungan: Lovastatin 20 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Dus, 5 Strip @ 10 tablet
  • Farmasi: PT. IFARS

Kegunaan

Justin digunakan untuk mengurangi kadar kolesterol LDL dan trigliserida pada penderita hiperkolesterolemia primer yang tidak cukup terkontrol oleh diet dan prosedur non-farmakologis. 

Dosis & Cara Penggunaan

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

Di berikan dosis 20 mg, di minum 1 kali sehari bersamaan dengan makan (makan malam). Dosis dapat ditingkatkan hingga maksimal 80 mg setiap hari dalam dosis tunggal atau terbagi dengan interval 4 minggu.

Efek Samping

Pusing, sakit kepala, sembelit, diare, perut kembung, kram otot & perut, mual, kulit kemerahan, pruritus (gatal), mialgia (nyeri otot), miopati (kelainan otot), asthenia (badan lemas), mulut kering, insomnia, gangguan rasa, nyeri dada, iritasi mata, ophthalmoplegia (kelemahan otot mata), gangguan otot, alopecia (kebotakan), peningkatan transaminase serum, rhabdomiolisis, pankreatitis, hepatitis, ginekomastia (pembesaran jaringan kelenjar payudara yang terjadi pada pria), gangguan penglihatan.

Kontraindikasi

  • Tidak boleh di berikan pada pasien dengan diagnosis penyakit hati.
  • Tidak boleh di berikan pada wanita hamil dan menyusui. 

Interaksi Obat
Tidak boleh di berikan bersamaan dengan asam nikotinat, gemfibrozil, siklosporin.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Justin ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.