Pengertian

Kalbiotic merupakan obat antibiotik yang di produksi oleh Kalbe Farma. Obat ini mengandung Spiramycin yang diindikasikan untuk mengobati infeksi sistemik yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Spiramycin merupakan antibakteri makrolida bekerja dengan cara menghambat sintesis protein yang mengakibatkan pertumbuhan sel terhambat.

Keterangan

  1. Kalbiotic Sirup
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Antibiotik.
    • Kandungan: Spiramycin 125 mg/5 mL.
    • Bentuk: Sirup.
    • Satuan Penjualan: Botol.
    • Kemasan: Botol 100 mL.
    • Farmasi: PT Kalbe Farma.
  2. Kalbiotic Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antibiotik Makrolida
    • Kandungan: Spiramycin 500 mg
    • Bentuk: Tablet Salut Selaput
    • Satuan penjualan: Strip
    • Kemasan: 3 Strip @ 10 Tablet Salut Selaput
    • Farmasi: Kalbe Farma

Kegunaan

Kalbiotic diindikasikan untuk mengobati cryptosporidiosis (penyakit saluran pencernaan dan usus yang disebabkan oleh infeksi parasit Cryptosporidium), infeksi protozoa, infeksi yang rentan, toksoplasmosis (infeksi yang ditimbulkan oleh parasit protozoa Toxoplasma gondii).

Dosis & Cara Penggunaan

Kalbiotic merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Kalbiotic juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  1. Dosis Kalbiotik Tablet
    • Dewasa
      3 x sehari 1 tablet selama 5 hari. Untuk infeksi yang lebih berat tingkatkan dosis hingga 3 g per hari.
    • Anak
      50 mg/kgBB per hari diminum dalam 2-3 dosis terbagi selama 5 hari.
  2. Dosis Kalbiotic Sirup
    • Dewasa : 5-15 mL/hari (1-3 sendok teh) dalam 2-3 dosis terbagi.
    • Anak : 50 mg/kgBB per hari diminum dalam 2-3 dosis terbagi selama 5 hari.

Efek Samping

  • Mual, muntah
  • Sakit perut, diare
  • Gatal biduran
  • Gatal seluruh tubuh
  • Dapat terjadi kesemutan sementara.

Kontraindikasi
Tidak boleh diberikan pada pasien yang hipersensitif terhadap spiramycin.

Interaksi Obat

  • Mengurangi penyerapan karbidopa dan konsentrasi levodopa.
  • Meningkatkan risiko aritmia ventrikel bila digunakan bersamaan dengan astemizol, cisapride, dan terfenadine.
  • Risiko dystonia akut bila digunakan bersamaan dengan fluphenazine.