Pengertian

Kalbiotic Sirup merupakan obat yang memiliki kandungan Spiramycin. Spiramycin adalah obat antibiotik makrolid yang digunakan untuk mengatasi sejumlah infeksi bakteri. Selain infeksi bakteri, spiramycin juga digunakan untuk mengobati infeksi parasit Toxoplasma gondii (toksoplasmosis) pada wanita hamil dan cryptosporidiosis pada individu dengan daya tahan tubuh yang rendah. Spiramycin bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antibiotik.
  • Kandungan: Spiramycin 125 mg/5 mL.
  • Bentuk: Sirup.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol 100 mL.
  • Farmasi: PT Kalbe Farma.

Kegunaan

Kalbiotic Sirup digunakan untuk infeksi protozoa, toxoplasmosis, cryptosporidiosis (diare akibat protozoa cryptosopridium), Infeksi saluran napas atas, bronkitis dan infeksi kulit yang disebabkan oleh mikroorganisme yang sensitif terhadap Spiramycin.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis Kalbiotic Sirup yaitu : 5-15 mL/hari (1-3 sendok teh) dalam 2-3 dosis terbagi.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi yaitu colitis (peradangan usus), mual, muntah, nyeri abdominal dan diare.

Kontraindikasi
Hipersensitif (reaksi alergi berlebihan) terhadap komponen Kalbiotic

Interaksi Obat
1. Mengurangi penyerapan karbidopa dan konsentrasi levodopa.
2. Peningkatan risiko aritmia ventrikel bila digunakan dengan astemizol, cisapride, dan terfenadine.
3. Risiko dystonia akut bila digunakan dengan fluphenazine.

Kategori Kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Kalbiotic Sirup ke dalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut: “Studi pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin, tetapi studi terkontrol terhadap wanita hamil belum pernah dilakukan. Atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada studi terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester berikutnya).” Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat yang mengandung Kalbiotic Sirup selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.