Pengertian

Keppra merupakan obat anti kejang yang di produksi oleh Glaxo Wellcome Indonesia. Obat ini mengandung levetiracetam yang digunakan sebagai terapi penunjang untuk mengontrol kejang pada pasien epilepsi. Keppra bekerja dengan memperlambat transmisi saraf, sehingga dapat mengurangi kejang.

Keterangan

Golongan: Obat Keras
Kelas Terapi: Antikonvulsan
Kandungan: Levetiracetam 250 mg; Levetiracetam 500 mg
Bentuk: Tablet Salut Selaput
Satuan Penjualan: Strip
Kemasan: Strip @ 10 Tablet Salut Selaput
Farmasi: Glaxo Wellcome Indonesia

Kegunaan

Keppra digunakan sebagai terapi tambahan pada kejang epilepsi.

Dosis & Cara Penggunaan

Keppra merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan keppra juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dewasa dan remaja usia ≥16 tahun
Dosis awal: 500 mg dua kali sehari, dosis dapat ditingkatkan hingga 1.500 mg dua kali sehari. Perubahan dosis dapat dilakukan dalam peningkatan 500 mg dua kali sehari atau penurunan setelah pemberian selama 2-4 minggu.

Efek Samping

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Gemetar
  • Insomnia
  • Gugup
  • Diare
  • Mual
  • Anoreksia (gangguan makan)
  • Vertigo

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Keppra pada pasien yang hipersensitif terhadap levetiracetam atau turunan pirolidon lainnya.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Keppra ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.