Pengertian

Ketoconazole merupakan obat yang tersedia dalam berbagai bentuk sediaan obat, seperti tablet dan krim. Ketoconazole adalah obat yang digunakan untuk membantu mengobati infeksi jamur pada kulit seperti panu, kudis, kurap, kutu air, dan infeksi jamur di sekitar tangan dan lipatan paha. Ketoconazole bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan jamur, dengan menghambat kerja enzim sitokrom pada membran sel jamur, sehingga mengganggu pembentukan ergosterol (komponen penting dari membran sel jamur).

Keterangan

  1. Ketoconazole Krim
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antijamur dan Antiparasit Topikal
    • Kandungan: Ketoconazole 2 %
    • Bentuk: Krim
    • Satuan Penjualan: Tube
    • Kemasan: Tube @ 5 g; Tube @ 10 g; Tube @ 15 g
    • Farmasi: Hexpharm, Tempo Scan Pacific, Indofarma, Mulia Farma Suci, Dexa Medica, First Medifarma, Guardian Pharmatama, United Farmatic Indonesia, Etercon Pharma, Kimia Farma, Phpros, Etercon Pharma.
  2. Ketoconazole Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antijamur dan Antiparasit Topikal
    • Kandungan: Ketoconazole 200 mg; Ketoconazole 400 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Hexpharm, Kimia Farma, Promedrahardjo Farmasi Industri, First Medifarma, Dexa Medica, Novapharin.

Kegunaan

Ketoconazole digunakan untuk mengobati infeksi jamur pada kulit.

Dosis & Cara Penggunaan

Ketoconazole merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan ketoconazole juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  1. Krim/Topikal
    • Panu
      Dewasa: Oleskan Ketoconazole krim ke area yang terinfeksi 1-2 kali sehari selama 2-3 minggu. Lanjutkan pengobatan sampai beberapa hari setelah gejala sembuh.
    • Kandidiasis kulit, kudis, kurap, kutu air, dan infeksi jamur di sekitar tangan dan lipatan paha.
      Dewasa: Oleskan Ketoconazole krim ke area yang terinfeksi 1-2 kali sehari. Lama pengobatan: Infeksi jamur: 2-3 minggu; infeksi jamur di sekitar lipatan paha: 2-4 minggu; kurap: 3-4 minggu; kutu air: 4-6 minggu. Lanjutkan pengobatan sampai beberapa hari setelah gejala sembuh.
  2. Oral
    • Infeksi kulit: 1 tablet (200 mg) sekali sehari pada waktu makan. Apabila tidak ada reaksi dengan dosis ini, dosis ditingkatkan menjadi 2 tablet (400 mg sehari).
    • Anak dengan berat badan kurang dari 15 kg: 20 mg 3 kali sehari pada waktu makan.
    • Anak dengan berat badan 15 – 20 kg: 100 mg sekali sehari pada waktu makan.
    • Anak dengan berat badan lebih dari 30 kg sama dengan dewasa. Pada umumnya dosis diteruskan tanpa interupsi sampai minimal 1 minggu setelah semua gejala hilang dan sampai kultur pada media menjadi negatif.

Efek Samping

Gatal, ruam, kulit kemerahan, mual, muntah, nyeri perut bagian atas, konstipasi (sembelit), sakit kepala, pusing.

Kontraindikasi
Tidak boleh di berikan pada pasien yang hipersensitif terhadap ketokonazole.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Ketoconazole Krim ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.