kombiglyze-xr

Pengertian

Kombiglyze XR merupakan obat yang mengandung Saxagliptin dan Metformin HCl. Kombiglyze XR digunakan untuk mengontrol kadar glukosa darah (kontrol glikemik) pada penderita diabetes mellitus tipe 2 yang tidak dapat dikendalikan dengan dosis metformin maksimal yang dapat ditolerir tubuh atau pada pasien yang sudah diterapi dengan kombinasi saxagliptin dan metformin dalam tablet yang terpisah. Penggunaan Kombiglyze XR agar mendapatkan efek maksimal harus dibantu dengan olahraga rutin dan menjaga pola makan.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antidiabetik Oral
  • Kandungan: Saxagliptin, Metformin HCl
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Tablet
  • Kemasan: Strip @ 7 Tablet
  • Farmasi: AstraZeneca

Kegunaan

Kombiglyze XR digunakan sebagai terapi tambahan untuk mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.

Dosis & Cara Penggunaan

Kombiglyze XR merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Kombiglyze XR juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dosis bersifat individual.

Efek Samping

  • Saxagliptin: Infeksi saluran pernapasan atas, Infeksi saluran kemih, gastroenteritis (Peradangan pada lambung), sinusitis (Peradangan pada dinding sinus), nasofaringitis (infeksi yang menyerang nasofaring dan hidung), sakit kepala, muntah, mual, ruam, artralgia (Nyeri Sendi).
  • Metformin: Gangguan Pencernaan.

Kontraindikasi
Hindari pemberian pada pasien dengan kondisi keracunan alkohol akut, alkoholisme (Kecanduan alkohol), gangguan ginjal dan hati sedang hingga berat serta ibu menyusui.

Interaksi Obat
Tidak boleh di berikan bersamaan dengan penghambat dan penginduksi CYP3A4 / 5, glukokortikoid, agonis β2, dan diuretik.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Kombiglyze XR ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).