Pengertian

Kybernin merupakan Sediaan Serbuk Injeksi yang mengandung Human antithrombin III, obat ini termasuk golongan Obat Keras. Kybernin digunakan untuk pengobatan komplikasi tromboemboli (penyumbatan pembuluh darah) pada pasien yang kekurangan antitrombin III.

Antitrombin III adalah penghambat utama koagulasi invivo. Ini menonaktifkan pembentukan darah (trombin, plasmin, dan diaktifkan faktor koagulasi IXa, Xa, XIa, dan XIIa), mencegah perpindahan fibrinogen menjadi fibrin, sehingga menghambat pembentukan trombus. Selain itu, itu adalah kofaktor di mana heparin.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antikoagulan, Antiplatelet dan Fibrinolitik.
  • Kandungan: Antitrombin III.
  • Bentuk: Serbuk.
  • Satuan Penjualan: Vial.
  • Kemasan: Vial 500 UI.
  • Farmasi: Dexa Medica.

Kegunaan

Kybernin digunakan untuk pengobatan komplikasi tromboemboli (penyumbatan pembuluh darah) pada pasien yang kekurangan antitrombin III.

Dosis & Cara Penggunaan

Harus Menggunakan Resep Dokter.
Dosis dan Cara Penggunaan Kybernin:

- Anak, bayi dan Neonatus 40-60 IU antithrombin III / kg / hari tergantung pada status koagulasi.
- Dosis dapat ditingkatkan hingga maks 250 IU antithrombin III / kg / hari.
Penggunaan Obat Ini Harus Dengan Anjuran Dokter.

Efek Samping

Efek samping
Efek samping yang mungkin terjado selama penggunaan Kybernin adalah:
1. Alergi.
2. Kenaikan Suhu Tubuh.
3. Kejang.

Kontraindikasi:-

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Kybernin:
Heparin dan antikoagulan dapat meningkatkan efek antikoagulan dan meningkatkan risiko perdarahan.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Kybernin ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin. Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat seperti Kybernin selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter.