Pengertian

Lactulax merupakan sediaan obat yang mengandung lactulosa dengan memiliki aroma rasa cokelat. Lactulax bekerja dengan cara menarik cairan ke dalam tubuh agar feses menjadi lebih lunak, mengubah keasaman feses, serta membantu mencegah pertumbuhan bakteri dalam usus.

Keterangan

  • Golongan: Obat Bebas
  • Kelas Terapi: Laksatif
  • Kandungan: per 5 mL: Laktulosa 3.335 gram
  • Bentuk: Sirup
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol @60 mL; Botol @120 mL; Botol @ 200 mL
  • Farmasi: Ikapharmindo Putramas.

Kegunaan

Lactulax digunakan sebagai obat pencahar untuk mengobati konstipasi (susah BAB).

Dosis & Cara Penggunaan

1. Sembelit kronis Dosis awal untuk 3 hari pertama: Dewasa Penderita berat 30 mL.
2. Kasus sedang 15-30 mL.
3. Kasus ringan 15 mL. Anak 6-14 tahun 15 mL, 1-5 tahun 5-10 mL.
4. Bayi <1 tahun 5 mL.
5. Dosis Terapi 15-25 mL.
6. Kasus sedang 10-15 mL.
7. Kasus ringan 10 mL. Anak 6-14 tahun 10 mL, 1-5 tahun 5-10 mL.
8. Bayi <1 tahun 5 mL.
9. Pra-koma hepatik dan koma Dosis harian: Dewasa 10-25 mL. Anak 7-14 tahun 10 mL, 1-6 tahun 5-10 mL. Bayi <1 tahun 5 mL.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Lactulax, yaitu:
1. Perut kembung.
2. Mual, muntah.
3. Dosis tinggi: diare, kehilangan cairan tubuh.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Lactulax pada pasien yang memiliki indikasi:
1. Diet galaktosa.
2. Meningkatnya kadar galaktosemia dalam darah.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Lactulax ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).