Pengertian

Lacyvir merupakan Sediaan Tablet dan Salep Mata yang mengandung Acyclovir, obat ini diproduksi oleh Erela. Lacyvir atau Acyclovir digunakan untuk mengobati luka dingin (herpes labialis atau daerah di bibir dan mulut). Obat ini dapat mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi gejala (seperti kesemutan, rasa sakit, terbakar, gatal). Acyclovir termasuk dalam golongan Obat Antivirus. Obat ini bekerja dengan menghentikan peekembangan virus. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan Dokter atau Apoteker jika Anda memiliki pertanyaan.

Keterangan

  • Lacyvir Salep:
  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antivirus.
  • Kandungan: Acyclovir 3 %.
  • Bentuk: Salep.
  • Satuan Penjualan: Tube.
  • Kemasan: Tube 3.5 Gram.
  • Farmasi: Erela.
  • Lacyvir Tablet:
  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antivirus.
  • Kandungan: Acyclovir 400 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @10 Tablet.
  • Farmasi: Erela.

Kegunaan

Lacyvir digunakan untuk mengobati luka didaerah di bibir dan mulut yang disebabkan oleh virus herpes simpleks, herpes zoster, dan cacar air.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis dan Cara Penggunaan Lacyvir:
Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

Topikal / Kulit
Infeksi kulit herpes simpleks
Dewasa: Sebagai 5% salep / krim: Oleskan 5 atau 6 kali sehari selama 5-10 hari.

- Herpes simpleks dewasa 200 mg 5 kali sehari 4 jam, dosis malam hari selama 5 hari, dapat ditingkatkan menjadi 400 mg setiap hari.
- Profilaksis herpes simpleks pada pasien immunocompromised 200 mg 4 kali sehari 6 jam. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 400 mg pada pasien immunocompromised parah (transplantasi sumsum tulang) atau gangguan pencernaan.
- Herpes zoster 800 mg 5 kali sehari 4 jam, selama 5 hari

Efek Samping

Efek Samping:
Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Lacyvir :
1. Mual, muntah, dan diare
2. Demam, sakit kepala, pusing,
3. Lesu, mengantuk, kebingungan, halusinasi.
4. Peningkatan kadar bilirubin serum dan enzim hati.

Kontraindikasi:
-Hindari penggunaan Lacyvir pada pasien yang memiliki indikasi:
-Alergi terhadap acyclovir.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Lacyvir :
1. Probenecid, cimetidine, dan mikofenolat mofetil dapat meningkatkan konsentrasi asiklovir dalam plasma.
2. Peningkatan efek nefrotoksik dengan obat yang memengaruhi fisiologi ginjal (Ciclosporin, tacrolimus).

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Lacyvir ke dalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut:

“Studi pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin, tetapi studi terkontrol terhadap wanita hamil belum pernah dilakukan. Atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada studi terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester berikutnya).”