Pengertian

Lamictal merupakan obat yang mengandung Lamotrigine sebagai zat aktifnya dalam bentuk sediaan tablet. Lamictal merupakan obat anti-epilepsi, atau dapat juga disebut antikonvulsan. Lamictal bekerja dengan mengembalikan keseimbangan zat alami tertentu dalam otak. Lamictal tidak dianjurkan untuk digunakan pada anak-anak usia 2 tahun karena peningkatan risiko efek samping (seperti infeksi). Selama kehamilan, Lamictal harus digunakan hanya ketika benar-benar dibutuhkan karena dapat membahayakan janin yang berada dalam kandungan.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antikonvulsan
  • Kandungan: Lamotrigine 100 mg; Lamotrigine 50 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan :Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Glaxo Smith Kline Indonesia.

Kegunaan

Lamictal digunakan untuk membantu mengobati serangan epilepsi pada orang dewasa dan anak-anak, membantu mencegah perubahan suasana hati yang ekstrim dari gangguan bipolar pada orang dewasa.

Dosis & Cara Penggunaan

Lamictal merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan lamictal juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Dewasa dan anak diatas usia 12 tahun: 50 mg per hari selama 2 minggu, dilanjutkan dengan dosis 100 mg perhari dibagi dalam 2 dosis selama 2 minggu.
  • Dosis pemeliharaan: 200 mg-400 mg per hari dibagi dalam 2 dosis.

Efek Samping

Efek samping pada penggunaan Lamictal, seperti pusing, mengantuk, sakit kepala, penglihatan kabur atau ganda, gemetar (tremor), mual, muntah, atau sakit perut mungkin terjadi.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Lamcictal pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap salah satu komposisi dari Lamictal.

Interaksi Obat:
Lamictal dapat berinteraksi dengan carbamazepin, fenobarbital, fenitoin, primidone, asam valproik, seperti lopinavir, ritonavir, atazanavir, ritonavir, dan rifampisin.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Lamictal ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.