Pengertian

Lancolin merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan lancolin juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan lancolin injeksi sebaiknya dibantu dengan petugas medis.

Keterangan

  • Lancolin Injeksi
  • Golongan: Obat Keras
  • Kategori: Vasodilasator Periferal, Nootropik, dan Neurotropik.
  • Kandungan: Natrium Citicoline 125 mg / ml
  • Bentuk: Cairan Injeksi
  • Satuan Penjualan: Ampul
  • Kemasan: Dus,5 Ampul @2 mL. Dus, 5 Ampul @ 4 ml
  • Farmasi: Pertiwi Agung
  • Lancolin Tablet
  • Golongan: Obat Keras
  • Kategori: Vasodilasator Periferal, Nootropik, dan Neurotropik.
  • Kandungan: Natrium Citicoline 500 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Pertiwi Agung

Kegunaan

Citicoline merupakan obat yang dapat membantu mengobati gangguan saraf akibat cidera kepala, parkinson (Gemetar tidak terkendali pada salah satu bagian tubuh, mengobati penyakit alzhaimer (Kelainan otak yang ditandai dengan penurunan daya ingat, berfikir dan berbicara), mengurangi kerusakan jaringan pada otak.

Dosis & Cara Penggunaan

Lancolin merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan lancolin juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan lancolin injeksi sebaiknya dibantu dengan petugas medis.

Aturan penggunaan Lancolin Injeksi sebagai berikut :
-Cidera kepala atau operasi otak 500 mg secara intravena 1-2 kali sehari
-Penyumbatan otak akut 1.000 mg sehari sekali secara intravena

Aturan penggunaan lancolin tablet
dewasa : 2 kali sehari 500 mg

Efek Samping

Efek Samping:
Efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan Lancolin adalah:
1. Insomnia (sulit tidur)
2. Sakit kepala
3. Diare
4. Mual dan muntah. Jika gejala tersebut menetap bahkan memburuk segera hubungi Dokter atau apoteker anda.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan lancolin pada pasien yang memiliki indikasi:
Hipertonia (suatu kondisi abnormal dari kekuatan otot dan berkurangnya kemampuan otot untuk berkontraksi).

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Cholinaar:
- Levodopa

Kategori Kehamilan:-