Pengertian

Lapibal mengandung mengandung mecobalamin atau methylcobalamin adalah salah satu bentuk kimia dari vitamin B12 (cobalamin), yaitu vitamin larut air yang memegang peranan penting dalam pembentukan darah serta menjaga fungsi sistem saraf dan otak.

Keterangan

  1. Lapibal Kapsul
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Agen hematopoietik / Nootropik & Neurotonik / Neurotrofik / Vitamin B-Kompleks / dengan C
    • Kandungan: Mecobalamin 250 mcg ; Mecobalamin 500 mcg
    • Bentuk: Kapsul
    • Satuan Penjualan: Kapsul
    • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Kapsul
    • Farmasi: Lapi
  2. Lapibal Injeksi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Agen hematopoietik / Nootropik & Neurotonik / Neurotrofik / Vitamin B-Kompleks / dengan C
    • Kandungan: Mecobalamin 500 mcg
    • Bentuk: Ampul
    • Satuan Penjualan: Ampul
    • Kemasan: Box, 5 Ampul @ 1 mL
    • Farmasi: Lapi.

Kegunaan

Lapibal yang mengandung mecobalamin atau methylcobalamin berfungsi untuk :

  • Mengobati gangguan yang diakibatkan oleh defisiensi vitamin B12.
  • Anemia megaloblastik (anemia yang disebabkan oleh kelainan proses pembentukan DNA sel darah merah).
  • Neuropati diabetes (kadar gula darah yang tinggi dapat mencederai serat-serat saraf).
  • Neuropati perifer (kerusakan pada sistem saraf tepi yang terletak di luar sistem saraf pusat).
  • Pengobatan awal sklerosis lateral amiotrofik (penyakit saraf yang menyerang neuron yang mengendalikan otot lurik).

Dosis & Cara Penggunaan

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

  • Neuropati perifer
    Kapsul: 1500 mcg/hari, dibagi ke dalam 3 jadwal konsumsi.
    Suntik (parenteral): 500 mcg/hari, 3 kali seminggu.
  • Anemia defisiensi B12
    Suntik (parenteral): 500 mcg/hari, 3 kali seminggu.Setelah 2 bulan pengobatan, kurangi dosis secara bertahap tiap 1-3 minggu.

Penggunaan Lapibal injeksi memerlukan tenaga medis.

Efek Samping

Efek Samping yang mungkin timbul selama penggunaan:
Lapibal Kapsul: nafsu makan menurun, diare, mual dan muntah.
Lapibal Injeksi: ruam, sakit kepala, sensasi terbakar dan keringat berlebih.

Kontraindikasi:
Hindari pemberian kepada pasien hematuria (kondisi adanya sel darah dalam urin), polisitemia (gangguan sumsum tulang), infeksi atau jika memilki kadar zat besi dan folat rendah.

Interaksi Obat:
1. Menurunkan penyerapan methylcobalamin dalam saluran cerna, jika digunakan dengan neomycin, colchicine, metformin, obat proton pump inhibitor seperti omeprazol , dan obat penghambat H2 seperti ranitidin.
2. Mengurangi kadar methylcobalamin dalam darah, jika digunakan dengan pil KB dan vitamin C.

Kategori Kehamilan:
Belum dikategorikan.

Methylcobalamin dapat diserap ke dalam ASI. Bagi ibu menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dokter.