Lipanthyl

Lipanthyl

Obat

Pengertian

Lipanthyl merupakan obat yang diproduksi oleh Combiphar Indonesia. Lipanthyl adalah yang digunakan untuk mengurangi dan menurunkan kadar kolesterol atau trigliserida dalam darah. Lipanthyl mengandung zat aktif Fenofibrate dimana Fenofibrate adalah obat yang digunakan untuk mengurangi dan menurunkan kadar kolesterol atau trigliserida dalam darah terutama pada pasien yang memiliki resiko penyakit jantung (kardiovaskular). Lipanthyl ini termasuk ke dalam obat penurun kolesterol yang paling banyak digunakan, secara tunggal maupun kombinasi dengan golongan obat statin lainnya. Fenofibrate merupakan turunan asam fibric yang bekerja menurunkan trigliderida dengan cara mengaktifkan lipase lipoprotein sehingga mengakibatkan peningkatan katabolisme Very Low Density Lipoprotein (VLDL) dan meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik).

Keterangan

  1. Lipanthyl

    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Agen Dislipidemia
    • Kandungan: Fenofibrate 100 mg; Fenofibrate 300 mg
    • Bentuk Sediaan: Kapsul
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 8 Strip @ 6 Kapsul; Box, 5 Strip @ 6 Kapsul
    • Farmasi: Combiphar Indonesia.
  2. Lipanthyl M

    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Agen Dislipidemia
    • Kandungan: Fenofibrate 200 mg
    • Bentuk Sediaan: Kapsul
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 5 Strip @ 6 Kapsul
    • Farmasi: Combiphar Indonesia.
  3. Lipanthyl Penta

    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Agen Dislipidemia
    • Kandungan: Fenofibrate 145 mg
    • Bentuk Sediaan: Tablet Salut Selaput
    • Satuan Penjualan: Blister
    • Kemasan: Box, Blister @ 6 Tablet Salut Selaput
    • Farmasi: Abbott Indonesia.

Kegunaan

Lipanthyl adalah obat yang digunakan untuk mengurangi dan menurunkan kadar kolesterol atau trigliserida dalam darah.

Dosis & Cara Penggunaan

Lipanthyl merupakan Golongan Obat Keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan Resep Dokter. Aturan penggunaan:

  • Dewasa, perawatan: Berikan 3 kapsul (100 mg) atau 1 kapsul (300 mg).
  • Anak-anak> 10 tahun
  • Dosis Maksimal: 5 mg / kgBB.
  • Ketika kadar kolesterol meningkat > 4 gram / L setelah pemberian, dosis dapat ditingkatkan hingga 4 kapsul (100 mg) setiap hari.

Efek Samping

Efek Samping yang mungkin terjadi adalah:
Jarang dan Ringan: gejala pencernaan (gangguan lambung atau usus, reaksi alergi kulit, sakit kepala, kelelahan, dan vertigo).

Kontraindikasi
Hindari pemberian Lipanthyl pada penderita:
- Disfungsi ginjal atau hati yang parah
- Hipersensitif terhadap fenofibrat, dan penyakit kantong empedu.
- Lipanthyl dikontraindikasikan pada kehamilan dan menyusui.

Interaksi Obat

  • Fenofibrate mempotensiasi antikoagulan oral dan meningkatkan risiko
    perdarahan melalui perpindahan pengikatannya jika di berikan bersamaan dengan protein plasma.
  • Dianjurkan untuk memeriksa kadar protrombin lebih sering dan menyesuaikan dosis antikoagulan oral selama pengobatan dengan fenofibrate dan 8 hari setelah penghentian.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Lipanthyl ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Reporter dan Editor
Reporter

Klikdokter