Pengertian

Lixiana adalah obat yang mengandung Edoxaban sebagai zat aktifnya. Edoxaban bekerja dengan cara mengurangi risiko terbentuknya trombus (gumpalan darah) sehingga dapat meminimalkan risiko stroke pada pasien atrial fibrilasi nonvalvuler/nonvalvular atrial fibrillation (NVAF). Fibrilasi atrium/atrial fibrillation adalah kondisi ketika serambi (atrium) jantung berdenyut dengan tidak beraturan dan cepat.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antikoagulan, Antiplatelet
  • Kandungan: Edoxaban 15 mg; Edoxaban 30 mg; Edoxaban 60 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 14 Tablet
  • Farmasi: Kalbe Farma.

Kegunaan

Edoxaban digunakan untuk mengurangi resiko stroke pada pasien dengan atrial fibrilasi nonvalvuler/nonvalvular atrial fibrillation (NVAF) dan pengobatan trombosis vena dalam/deep vein thrombosis (DVT) dan emboli paru/pulmonary embolism (PE) pada pasien dewasa setelah terapi inisial 5-10 hari dengan antikoagulan parenteral.

Dosis & Cara Penggunaan

Lixiana merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter.

Dosis Lixiana: maksimal 60 mg sekali sehari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi Lixiana adalah:
Pendarahan saluran cerna, Anemia, Sakit kepala, nyeri perut, pendarahan jaringan lunak kulit, kemerahan, gatal, pusing, mual, peningkatan bilirubin darah.

Kontraindikasi:
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap edoxaban

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Lixiana ke dalam Kategori C:

Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.