Pengertian

Lixiana merupakan obat yang mengandung Edoxaban. Lixiana berfungsi sebagai penghambat yang sangat selektif, langsung dan reversible terhadap faktor Xa pada tubuh. Penghambatan faktor Xa pada kaskade koagulasi mengurangi generasi trombin, memperpanjang waktu pembekuan dan mengurangi risiko formasi trombus.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras. Kelas Terapi: Antikoagulan, Antiplatelet & Fibrinolitik. Kandungan: Edoxaban 30 mg. Bentuk: Tablet. Satuan Penjualan: Strip. Farmasi: Kalbe Farma

Kegunaan

Untuk mengurangi risiko stroke dan emboli sistemik pada pasien dewasa dengan atrial fibrilasi nonvalvuler/nonvalvular atrial fibrillation (NVAF) dengan skor CHADS2 setidaknya 2. Pengobatan trombosis vena dalam atau deep vein thrombosis (DVT) dan emboli paru atau pulmonary embolism (PE) pada pasien dewasa setelah terapi inisial 5-10 hari dengan antikoagulan parenteral.

Dosis & Cara Penggunaan

Penggunaan obat ini harus dikonsultasikan dahulu dengan Dokter. Untuk mengurangi risiko stroke dan emboli sistemik pada pasien dewasa dengan atrial fibrilasi nonvalvuler/nonvalvular atrial fibrillation (NVAF) dengan skor CHADS2 setidaknya 2, dosis yang direkomendasikan adalah 60 mg 1 x sehari. Terapi dengan Lixiana untuk pasien NVAF harus dilanjutkan dalam jangka waktu panjang. Pengobatan trombosis vena dalam atau deep vein thrombosis (DVT) dan emboli paru / pulmonary embolism (PE) pada pasien dewasa, dosis yang direkomendasikan adalah 60 mg 1 x sehari setelah penggunaan awal antikoagulan parenteral selama 5-10 hari. Untuk pasien NVAF dan VTE, dosis Lixiana 30 mg direkomendasikan pada pasien dengan faktor klinis berikut berat badan rendah kurang dari 60 kg, gangguan fungsi ginjal sedang atau berat (CrCl 15-50 mL/menit), atau penggunaan bersamaan dengan P-gp inhibitor (ciclosporin, dronedarone, erythromycin, dan ketoconazole). Tersedia dosis Lixiana 15 mg, tidak diindikasikan sebagai monoterapi, hanya diindikasikan pada masa transisi dari Lixiana 30 mg ke VKA. Untuk pasien yang sedang menjalani kardioversi: Lixiana dapat dimulai atau dilanjutkan pada pasien yang membutuhkan kardioversi (prosedur untuk memperbaiki irama jantung).

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi yaitu anemia, epistaksis, perdarahan saluran cerna bawah, perdarahan saluran cerna atas, perdarahan oral/faringeal, mual, peningkatan bilirubin darah, peningkatan gamma glutamyl transferase, perdarahan jaringan lunak kulit, kemerahan, gatal, perdarahan uretra/ hematuria makroskopik, perdarahan vaginal, perdarahan pada puncture site, tes fungsi hati abnormal, pusing, sakit kepala, nyeri perut