Methotrexate

Methotrexate

Obat

Pengertian

Methotrexate merupakan obat generik yang bekerja dengan cara mengganggu pertumbuhan sel-sel tertentu dari tubuh, terutama sel yang bereproduksi dengan cepat, seperti: sel kanker, sel sumsum tulang, dan sel kulit. Methotrexate digunakan untuk mengobati beberapa jenis kanker payudara, kulit, kepala dan leher, atau paru-paru. Methotrexate juga digunakan untuk mengobati psoriasis parah dan dan beberapa bentuk rheumatoid arthritis. 

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antikanker
  • Kandungan: Methotrexate 50 mg/ 2 mL
  • Bentuk: Vial
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Vial 2 mL
  • Farmasi: Dankos Farma; Otto; Sanbe Farma.

Kegunaan

Methotrexate digunakan untuk mengobati penyakit trofoblas ganas, leukemia limfositik akut, leukemia meningeal, kanker payudara, kepala dan leher (epidermoid), paru.

Dosis & Cara Penggunaan

Methotrexate merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Methotrexate juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan Methotrexate injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis

  1. Koriokarsinoma
    • Dewasa: 15-30 mg setiap hari selama 5 hari. Ulangi setelah setidaknya 1 minggu. Atau, 0,25-1 mg / kg (maksimal: 60 mg) setiap 48 jam untuk 4 dosis diikuti dengan penyelamatan asam folinat, ulangi dengan interval 7 hari selama 4 atau lebih kursus. Di berikan melalui injeksi intramuskular (melalui otot).
  2. Fungoides mikosis
    • Dewasa: di berikan dosis 50 mg seminggu sebagai dosis tunggal atau 2 dosis terbagi. Di berikan melalui injeksi intramuskular (melalui otot).
  3. Leukemia limfoblastik akut
    • Dewasa: Pemeliharaan: 15 mg / m2 satu atau dua kali seminggu. Di berikan melalui injeksi intramuskular (melalui otot).

Efek Samping

Ulserasi mulut dan gangguan saluran pencernaan (Stomatitis atau luka pada mulut dan gusi akibat peradangan dan diare), depresi sumsum tulang, reaksi kulit, gagal ginjal, hepatotoksisitas (kerusakan hati karena zat kimia), alopecia (kebotakan), iritasi mata, arachnoiditis (keluhan nyeri dari punggung hingga selangkangan) pada penggunaan intratekal, anemia megaloblastik, pengendapan diabetes, osteoporosis (kepadatan tu;lang menurun), artralgias (nyeri sendi), nekrosis/kematian jaringan dan tulang, anafilaksis (alergi berat), gangguan kesuburan.

Kontraindikasi:
Gangguan ginjal atau hati berat, supresi sumsum tulang dalam yang sudah ada sebelumnya pada pasien dengan psoriasis (peradangan kulit) atau artritis reumatoid, penyakit hati alkoholik, AIDS, diskrasia (gangguan pada sel plasma darah) yang sudah ada, kehamilan (pada pasien dengan psoriasis atau artritis reumatoid), menyusui.

Interaksi Obat:
Efektivitas menurun jika di berikan bersamaan dengan asam folat dan turunannya.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Methotrexate ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.

Reporter dan Editor
Reporter

Klikdokter