Pengertian

Metifer merupakan obat yang di produksi oleh Ikapharmindo Putramas, obat ini tersedia dalam berbagai bentuk sediaan diantaranya kapsul dan injeksi. Obat ini mengandung Mecobalamin yang diindikasikan untuk pengobatan penyakit anemia, neuropati perifer (kerusakan pada sistem saraf tepi), anemia megaloblastik yang disebabkan oleh kekurangan vitamin. Mekanisme kerja obat ini adalah mecobalamin bertindak sebagai koenzim metionin sintetase dalam transmetilasi homosistein menjadi metionin untuk berbagai fungsi metabolisme yang penting dalam replikasi sel dan haematopoiesis dan mempromosikan asam nukleat dan sintesis protein, produksi semua sel epitel dan pemeliharaan mielin di seluruh sistem saraf.

Keterangan

  1. Metifer Kapsul
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Nootropics & Neurotonics / Neurotrophics
    • Kandungan: Mecobalamin 500 mcg
    • Bentuk: Kapsul
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Kapsul
    • Farmasi: Ikapharmindo Putramas.
  2. Metifer Injeksi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Nootropics & Neurotonics / Neurotrophics
    • Kandungan: Mecobalamin 500mcg/ml
    • Bentuk: Injeksi
    • Satuan Penjualan: Ampul
    • Kemasan: Ampul @ 1 ml
    • Farmasi: Ikapharmindo Putramas.

Kegunaan

Metifer digunakan untuk pengobatan penyakit anemia, neuropati perifer, anemia megaloblastik yang disebabkan oleh kekurangan vitamin.

Dosis & Cara Penggunaan

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

  1. Metifer Kapsul
    • Anemia Megaloblastik yang disebabkan oleh Defisiensi Vitamin B12, Neuropati Perifer: 1 kapsul di minum 3 kali sehari, dosis dapat di sesuaikan tergantung pada usia pasien dan beratnya gejala.  
  2. Sediaan Injeksi
    • Anemia Megaloblastik disebabkan oleh Defisiensi Vitamin B12: 500 mcg injeksi melalui Intra Vena / Intra Muskular 3 x seminggu selama 2 bulan.  Terapi pemeliharaan: 500 mcg injeksi melalui Intra Vena / Intra Muskular setiap 1-3 bulan.
    • Neuropati perifer
      Dewasa: 500 mcg injeksi melalui Intra Vena / Intra Muskular 3 x seminggu, dosis dapat di sesuaikan tergantung pada usia pasien dan beratnya gejala.

Efek Samping

  • Gangguan pencernaan: Mual, muntah, diare, sakit perut.
  • Gangguan umum: Sensasi panas, diaforesis (keringat yang berlebih), nyeri / indurasi (kulit tebal, dan menonjol) di area injeksi jika di berikan secara intra muskular (IM).
  • Gangguan sistem kekebalan: Jarang, reaksi hipersensitivitas misalnya. ruam, dyspnoea.
  • Gangguan metabolisme dan nutrisi: Anoreksia (gangguan makan).
  • Gangguan sistem saraf: Sakit kepala.

Kontraindikasi

  • Wanita hamil dan menyusui
  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap mecobalamin

Interaksi Obat
Penurunan penyerapan dengan asam aminosalisilat, kloramfenikol, colchicine, antagonis histamin-2, neomisin, dan inhibitor pompa proton (misalnya: Omeprazole). Konsentrasi serum menurun dengan kontrasepsi oral. Gangguan respons terapeutik asam folat dengan dosis besar dan terus-menerus.