Pengertian

Neo-mercazole merupakan obat yang mengandung carbimazole sebagai zat aktif. Neo-mercazole merupakan obat yang digunakan untuk mengurangi produksi hormon tiroksin disebut oleh kelenjar tiroid. Obat ini juga digunakan untuk mengobati dan mengelola kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme). Neo-mercazole juga dapat digunakan untuk mencakup bantuan dari gejala tiroid yang terlalu aktif yang meliputi gelisah, tremor tangan, penurunan berat badan, tidak teraturnya detak jantung (palpitasi), berkeringat, sesak napas, kelelahan dan masalah kulit.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antitiroid
  • Kandungan: Carbimazole 5 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan : Botol @ 100 Tablet
  • Farmasi: Nicholas Laboratories PT

Kegunaan

Neo-mercazole merupakan obat yang digunakan untuk mengurangi produksi hormon tiroksin disebut oleh kelenjar tiroid.

Dosis dan Cara Penggunaan

Neo-mercazole merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Neo-mercazole juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Dewasa
    Dosis awal : 20-60 mg per hari dibagi dalam 2-3 dosis
    Dosis pemeliharaan : 5-15 mg per hari selama 6-8 bulan.
  • Anak usia 3-17 tahun
    Dosis awal : 15 mg per hari

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Neo-mercazole seperti pusing, mual, muntah, demam, depresi tulang belakang, terbentuk ruam pada kilit, sakit kepala, sakit perut, demam, nyeri otot, dan ruam kulit.

Kontraindikasi
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap komposisi dari Neo-mercazole

Interaksi Obat
Meningkatkan level serum apabila dikonsumsi bersama dengan theofilin dan dapat menyebabkan keracunan

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Neo-mercazole ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).