Pengertian

Neurosanbe merupakan obat yang mengandung Thiamin (Vitamin B1), Pyridoxin (Vitamin B6), dan Cobalamin (Vitamin B12). Vitamin B1 dikenal sebagai penambah energi. Kekurangan vitamin B1 dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan. Salah satu yang paling terkenal adalah penyakit beri-beri. Penyakit ini menyerang saraf dan menyebabkan terganggunya kemampuan motorik seseorang. Vitamin B6 atau bisa disebut juga pyridoxine adalah nutrisi yang sangat penting bagi fungsi darah, kulit, dan sistem saraf pusat. Vitamin B12 penting untuk menjaga sistem saraf tetap sehat dan memperlancar produksi DNA. Vitamin B12 juga membantu mengatur pembentukan sel darah merah dalam tubuh. Studi menunjukkan bahwa penyerapan Vitamin B12 menurun seiring meningkatnya usia. Oleh karena itu, asupan vitamin B12 harus ditingkatkan untuk orang berusia di atas lima puluh tahun.

Keterangan

  1. Neurosanbe Tablet
    • Golongan: Obat Bebas
    • Kelas Terapi: Vitamin dan Supplemen
    • Kandungan: Thiamin 100 mg, Pyridoxin 200 mg, Cobalamin 200 mcg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Sanbe Farma
  2. Neurosanbe Forte
    • Golongan: Obat Bebas
    • Kelas Terapi: Vitamin dan Supplemen
    • Kandungan: Thiamin 100 mg, Pyridoxin 100 mg, Cobalamin 5000 mcg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Sanbe Farma
  3. Neurosanbe Injeksi
    • Golongan: Obat Bebas
    • Kelas Terapi: Vitamin dan Supplemen
    • Kandungan: Thiamin 100 mg, Pyridoxin 100 mg, Cobalamin 5000 mcg
    • Bentuk: Ampul
    • Satuan Penjualan: Ampul
    • Kemasan: Box, 10 Ampul @ 3 mL
    • Farmasi: Sanbe Farma.

Kegunaan

Neurosanbe digunakan sebagai suplemen untuk kondisi gangguan syaraf, Kehilangan nafsu makan, mual dan muntah, kekurangan vitamin B, masa pemulihan dan Beri-beri.

Dosis & Cara Penggunaan

  • Neurosanbe tablet merupakan obat bebas sehingga untuk pembeliannya tidak memerlukan resep Dokter. Diminum 1 tablet setiap hari.
  • Neurosanbe injeksi termasuk golongan obat keras, sehingga penggunaannya harus berdsarkan resep Dokter. Dosis umum: 1 ampul per hari, atau sesuai petunjuk Dokter.

Efek Samping

Efek samping mungkin terjadi selama penggunaan Neurosanbe seperti kebas, mati rasa, kesemutan dan gangguan pada indra peraba.

Kontraindikasi:
Hindari pemberian pada pasien dengan hipersensitif vitamin B.