Pengertian

Neurotam merupakan obat yang mengandung Piracetam sebagai zat aktifnya. Neurotam digunakan untuk mengendalikan mioklonus (kelainan terhadap kontraksi otot), mengatasi kecanduan berat terhadap alkohol, mengurangi gejala involusi (pengecilan organ kembali) pada lansia, mengatasi keadaan pasca trauma, mengatasi gangguan prilaku anak, mengatasi penyakit sirkulasi otak dan penyakit gangguan saraf otak. Selain itu juga digunakan untuk pengobatan infark serebral (kerusakan jaringan di otak akibat tidak mendapatkan cukup suplai oksigen, karena terhambatnya aliran darah ke otak).

Keterangan

  1. Neurotam Kaplet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Neurotropik
    • Kandungan: Piracetam 400 mg; Piracetam 800 mg; Piracetam 1200 mg
    • Bentuk: Kaplet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Kaplet
    • Farmasi: Dankos Farma
  2. Neurotam Vial
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Neurotropik
    • Kandungan: Piracetam 200 mg/mL
    • Bentuk: Cairan Injeksi
    • Satuan Penjualan: Vial
    • Kemasan: Vial @ 5 mL; Vial @ 15 mL
    • Farmasi: Dankos Farma
  3. Neurotam Sirup
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Neurotropik
    • Kandungan: Piracetam 500 mg/5mL
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 100 mL; Botol @ 60 mL
    • Farmasi: Dankos Farma.

Kegunaan

Neurotam digunakan untuk pengobatan infark serebral, mengendalikan mioklonus (kelainan terhadap kontraksi otot), mengatasi kecanduan berat terhadap alkohol, mengurangi gejala involusi (pengecilan organ kembali) pada lansia, mengatasi keadaan pasca trauma, mengatasi gangguan prilaku anak, mengatasi penyakit sirkulasi otak dan penyakit gangguan saraf otak.

Dosis & Cara Penggunaan

Neurotam merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan neurotam juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Aturan penggunaan:

  • Sirup
    Dewasa, 0,5-1 g 3 kali sehari.
    Anak 30-50 mg/kg perhari
  • Injeksi
    Dosis rata-rata 1 ampul 3 kali per hari melalui pembuluh darah (Intravena).
  • Tablet
    Dosis awal 7,2 gram/hari, dosis terbagi 2-3 kali. Dinaikkan sesuai respon, dengan 4,8 gram/hari tiap 3-4 hari sampai maksimal 20 gram/hari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi Neurotam adalah gangguan gerakan atau aktivitas yang berlebihan (Hiperkinesia), insomnia, mengantuk, gugup, depresi, diare, ruam, lekas marah, gelisah, gemetaran, kelelahan, mual, muntah, penambahan berat badan, vertigo, sakit kepala.

Kontraindikasi:

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap piracetam.
  • Gangguan ginjal berat (bersihan kreatinin <20 mL/menit).