Pengertian

Nifedipine memiliki fungsi untuk mencegah beberapa tipe nyeri dada tertentu (angina), bekerja dengan melemaskan pembuluh darah agar darah dapat mengalir lebih mudah. Obat ini harus digunakan secara rutin agar efektif. Nifedipine tidak boleh digunakan untuk mengobati saat terjadi serangan nyeri dada. Nifedipine adalah obat dengan nama generik, yang diproduksi oleh beberapa perusahaan farmasi.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antihipertensi
  • Kandungan: Nifedipine 10 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Tablet
  • Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Dexa Medica; Kimia Farma.

Kegunaan

Nifedipine digunakan untuk membantu mengobati tekanan darah tinggi (Hipertensi), nyeri dada (angina pektoris) dan sindrom Raynaud (penghambatan penyaluran darah di pembuluh nadi kecil).

Dosis & Cara Penggunaan

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

Nifedipine 10 mg dapat diminum sebelum maupun sesudah makan untuk mengurangi kemungkinan nyeri atau perut tidak nyaman (oral). Nifedipine 10 mg digunakan pada awal penggunaan, diminum 1 tablet, 3 kali sehari. Pada Hipertensi dan sindrom Raynaud (tersumbatnya pembuluh perifer atau pembuluh kecil pada ujung jari tangan atau kaki dapat) meningkatkan dosis hingga 2 tab 3 kali sehari. Selama pengobatan dengan Nifedipine 10 mg hindari konsumsi buah atau jus jeruk bali.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin saja dapat timbul setelah mengonsumsi nifedipine adalah:
1. Tungkai bengkak.
2. Sakit kepala.
3. Pusing.
4. Mual.
5. Perut mulas.
6. Batuk.
7. Sesak napas.
8. Nyeri dada.
9. Jantung berdebar.
10. Kram otot.
11. Kejang.
12. Biduran (reaksi pada kulit yang ditandai dengan munculnya bentol berwarna kemerahan, disertai rasa gatal).
13. Gelisah.
14. Gatal.

Kontraindikasi:
Hindari pemberian kepada pasien dengan kondisi gangguan pencernaan, gangguan otot jantung, dan pasien lanjut usia karena dapat menyebabkan rendahnya tekanan darah.

Interaksi Obat:

  • Penggunaan nifedipine bersamaan dengan fentanyl selama prosedur bedah bisa menyebabkan hipotensi parah.
  • Efek antihipertensi nifedipine akan meningkat jika dikonsumsi bersama dengan obat-obatan antipsikotik.
  • Kadar nifedipine dalam darah akan meningkat jika digunakan bersama dengan cimetidine, erythromycin, fluoxetine, atau obat antijamur

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Nifedipine ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.