Pengertian

Ondavell adalah sediaan obat yang mengandung Ondansentron. Ondavell digunakan untuk mencegah mual dan muntah yang di sebabkan oleh kemoterapi sitotoksik dan radioterapi. Ondavell bekerja dengan cara menghalangi salah satu zat alami tubuh (serotonin) yang menyebabkan mual dan muntah.

Keterangan

  1. Ondavell Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antiemetik dan Terapi Tambahan Kanker.
    • Kandungan: Ondansentron 4 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip.
    • Kemasan: Strip @6 Tablet.
    • Farmasi: Novell Pharmaceutical PT
  2. Ondavell Injeksi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antiemetik dan Terapi Tambahan Kanker.
    • Kandungan: Ondansentron 2 mg/mL
    • Bentuk: Cairan Injeksi.
    • Satuan Penjualan: Ampul.
    • Kemasan: Ampul @ 2 mL; Ampul @ 4 mL .
    • Farmasi: Novell Pharmaceutical PT

Kegunaan

Ondavell untuk mencegah mual dan muntah karena kemoterapi, radioterapi, dan operasi.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis dan Cara Penggunaan Ondavell, harus dilakukan dengan Tenaga Medis Profesional dan Resep Dokter:

  1. Ondavell Injeksi
    • Dewasa: Awalnya 8 mg infus intravena lambat atau 15 menit segera sebelum kemoterapi, diikuti oleh infus lebih lanjut 1 mg / jam hingga 24 jam atau 2 dosis 8 mg infus intravena lambat atau 15 menit setiap 4 jam terpisah. Salah satu rejimen kemudian di lanjutkan dengan 8 mg per oral setiap 8 jam hingga 5 hari. Kemoterapi Kurang emetogenik: 8 mg infus intravena lambat atau 15 menit infus segera sebelum kemoterapi
    • Anak usia > 4 tahun: 5 mg / m2 di berikan infus intravena selama 15 menit segera sebelum kemoterapi, diikuti dengan 4 mg per oral setiap 8 jam sampai 5 hari.
  2. Ondavell Oral
    • Dewasa: 8 mg oral, di berikan 1-2 jam sebelum kemoterapi, di lanjutkan dengan dosis 8 mg oral setiap 8 jam sampai 5 hari.
    • Anak usia > 4 tahun: 4 mg per oral setiap 8 jam sampai 5 hari.

Dosis penggunaan Ondavell juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Ondavell, yaitu:
Sakit kepala, sensasi kemerahan atau kehangatan di kepala dan epigastrium, dan sembelit.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Ondavell pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitif.
  • Penggunaan bersamaan dengan apomorphine.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Ondavell:

  • Dexamethasone Na phosphate dapat mempotensiasi efek antiemetik.
  • Dapat mengembangkan sindrom serotonin (termasuk perubahan status mental, ketidakstabilan otonom, kelainan neuromuskuler) dengan SSRI, MAOI, mirtazapine, fentanil, litium, metilen biru, serotonin noradrenalin reuptake inhibitor (SNRI).
  • Induksi CYP3A4 yang poten (misal. Fenitoin, karbamazepin, rifampisin) dapat mengurangi konsentrasi plasma dan meningkatkan pembersihan ondansetron.
  • Pemberian bersama dengan antiaritmia (misal. Amiodaron), atenolol, antrasiklin (misal. Doxorubicin, daunorubicin), trastuzumab, erythromycin, dan ketoconazole dapat menyebabkan perpanjangan aditif interval QT dan meningkatkan risiko aritmia.
  • Dapat mengurangi efek analgesik tramadol.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Ondavell ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).